Syaikh Shalih Al-Fauzan hafizhahullah berkata:
«Ψ£ΩΩΨ§ Ψ§ΩΩ
Ψ³ΩΩ
ΩΨ§ ΨͺΨΨ±Ω
ΩΩΨ³Ω Ω
Ω ΩΩΨ§Ω
Ψ§ΩΩΩΩ ، ΩΩΩ Ψ¨Ψ΄ΩΨ‘ٍ ΩΩΩΩٍ ΨͺΨ―Ψ§ΩΩ
ΨΉΩΩΩ ΩΨͺΩΨ§Ω Ω
Ω Ψ«ΩΨ§Ψ¨ Ψ§ΩΩΨ§Ψ¦Ω
ΩΩ Ψ§ΩΩ
Ψ³ΨͺΨΊΩΨ±ΩΩ Ψ¨Ψ§ΩΨ£Ψ³ΨΨ§Ψ± ، ΩΨ±Ψ¨Ω
Ψ§ ΩΨ―ΩΨΉ Ψ¨Ω Ψ§ΩΩΩΩΩ Ψ₯ΩΩ Ψ§ΩΩΨ«ΩΨ± ، ΩΨ§ΩΩΩ ΩΨ§ ΩΨΆΩΨΉ Ψ£Ψ¬Ψ± Ψ§ΩΩ
ΨΨ³ΩΩΩ
“Wahai seorang muslim, janganlah engkau menghalangi dirimu dari shalat malam, meskipun hanya dengan amalan yang sedikit, tetapi engkau rutin mengerjakannya.
Agar engkau mendapatkan bagian dari pahala orang-orang yang menghidupkan malam dengan ibadah dan memohon ampun pada waktu sahur.
Bisa jadi, amalan yang sedikit itu akan mendorongmu untuk melakukan amalan yang lebih banyak. Dan Allah tidak akan menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat baik.”
Al-Mulakhkhash Al-Fiqhi, 1/187.
____
π https://t.me/alistifadah
0 komentar:
Posting Komentar