𝐃𝐔𝐀 𝐓𝐈𝐏𝐔𝐀𝐍 𝐉𝐈𝐖𝐀: 𝐁𝐄𝐑𝐀𝐓𝐍𝐘𝐀 𝐊𝐄𝐁𝐀𝐈𝐊𝐀𝐍 𝐃𝐀𝐍 𝐑𝐈𝐍𝐆𝐀𝐍𝐍𝐘𝐀 𝐊𝐄𝐁𝐔𝐑𝐔𝐊𝐀𝐍
[Read more]
Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-'Asqalani rahimahullah berkata:
وقـد سـئل بعـض السّـلف عـن سـبب ثقـل الحسـنة وخـفّة السّـيّئة.. فـقال : لأنّ الحسـنة حضـرت مـرارتها وغـابت حـلاوتها فـثقلت فـلا يحمـلنّك ثقـلها عـلى تركـها، والسّـيّئة حضـرت حـلاوتها وغـابت مـرارتها فلـذلك خفّـت فـلا يحمـلنّك خـفّتها علـى ارتكابـها.
Telah ditanya sebagian ulama salaf tentang sebab mengapa kebaikan terasa berat sedangkan keburukan terasa ringan.
Beliau menjawab:
"Karena pada kebaikan, yang hadir adalah pahitnya (kesulitan dalam melaksanakannya), sedangkan manisnya (pahala dan akibat baiknya) belum tampak. Oleh sebab itu, kebaikan terasa berat.
Maka jangan sampai beratnya itu membuatmu meninggalkannya.
Adapun keburukan, yang hadir adalah manisnya (kenikmatan sesaatnya), sedangkan pahitnya (akibat buruk dan hukumannya) belum tampak. Karena itulah keburukan terasa ringan.
Maka jangan sampai ringannya itu membuatmu terjerumus untuk melakukannya."
Fathul Bari, Juz 13, hlm. 614.
____
🛜 https://t.me/alistifadah



