𝐓𝐀𝐊 𝐌𝐀𝐌𝐏𝐔 𝐌𝐄𝐌𝐁𝐀𝐍𝐓𝐀𝐇 𝐇𝐔𝐉𝐀𝐇, 𝐋𝐀𝐋𝐔 𝐌𝐄𝐍𝐂𝐄𝐋𝐀 𝐏𝐄𝐍𝐄𝐆𝐀𝐊𝐍𝐘𝐀

Posted On // Leave a Comment
𝐓𝐀𝐊 𝐌𝐀𝐌𝐏𝐔 𝐌𝐄𝐌𝐁𝐀𝐍𝐓𝐀𝐇 𝐇𝐔𝐉𝐀𝐇, 𝐋𝐀𝐋𝐔 𝐌𝐄𝐍𝐂𝐄𝐋𝐀 𝐏𝐄𝐍𝐄𝐆𝐀𝐊𝐍𝐘𝐀(*) 

#Untuk Setiap Kaum Ada Pewaris

Aneh sekali keadaan orang yang berbicara tentang “kebangkrutan ilmiah dan akhlak”, kemudian menjadikan bantahan terhadap orang-orang yang menyimpang sebagai sebuah kejahatan!

Wahai orang-orang yang menangisi adab dan akhlak, Ahlus Sunnah yang ikhlas tidak membantah seseorang, kelompok, atau golongan karena hawa nafsu yang ada dalam diri mereka. 

Akan tetapi, mereka melakukannya dalam rangka menegakkan kebenaran, memberikan nasihat kepada umat dan para pemuda Salafi, serta menjaga dakwah dari berbagai unsur asing yang menyusup ke dalamnya.

Adapun meminta kaum Salafi untuk diam, sementara orang yang menyimpang dibiarkan tampil, berbicara, dan membuat manusia menjadi rancu, kemudian orang yang menyingkap penyimpangannya justru dicela, maka ini bukanlah sikap bijaksana dan bukan pula adab. 

Bahkan, ini merupakan pembalikan fakta, pembelaan terhadap kebatilan, serta penelantaran terhadap kebenaran dan orang-orang yang membelanya.

Jika seseorang memandang bahwa bantahan-bantahan tersebut keliru dan merupakan bentuk kezaliman, maka hendaknya ia membahasnya dengan dalil dan ilmu, bukan dengan slogan-slogan yang terdengar indah dan tuduhan-tuduhan yang sudah dipersiapkan, sementara ia menghindar dari pokok-pokok permasalahan yang sebenarnya.

Sebab, kebangkrutan yang sebenarnya adalah ketika engkau tidak mampu membantah hujah, lalu engkau justru sibuk mencela orang yang telah menegakkan hujah tersebut.

#Fawaz_bin_Ali_Al_Madkhali

Senin,
3 Rabiul Akhir 1448 H
14 September 2026
____
🛜 https://t.me/alistifadah
https://t.me/fawaz_almdkhli/5529
(*) Judul dari kami




[Read more]

𝐌𝐄𝐌𝐈𝐋𝐈𝐊𝐈 𝐃𝐔𝐍𝐈𝐀, 𝐓𝐀𝐍𝐏𝐀 𝐃𝐈𝐌𝐈𝐋𝐈𝐊𝐈 𝐃𝐔𝐍𝐈𝐀

Posted On // Leave a Comment
𝐌𝐄𝐌𝐈𝐋𝐈𝐊𝐈 𝐃𝐔𝐍𝐈𝐀, 𝐓𝐀𝐍𝐏𝐀 𝐃𝐈𝐌𝐈𝐋𝐈𝐊𝐈 𝐃𝐔𝐍𝐈𝐀

Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata

الزُّهْدُ فَرَاغُ الْقَلْبِ مِنَ الدُّنْيَا، لَا فَرَاغُ الْيَدِ مِنْهَا.

“Zuhud adalah kosongnya hati dari dunia, bukan kosongnya tangan darinya.”

 ‘Uddatush Shabirin wa Dzakhiratusy Syakirin, hlm. 510
____
🛜 https://t.me/alistifadah


[Read more]

𝐊𝐄𝐓𝐈𝐊𝐀 𝐃𝐄𝐁𝐀𝐓 𝐌𝐄𝐍𝐉𝐀𝐔𝐇𝐊𝐀𝐍 𝐃𝐀𝐑𝐈 𝐀𝐌𝐀𝐋

Posted On // Leave a Comment
𝐊𝐄𝐓𝐈𝐊𝐀 𝐃𝐄𝐁𝐀𝐓 𝐌𝐄𝐍𝐉𝐀𝐔𝐇𝐊𝐀𝐍 𝐃𝐀𝐑𝐈 𝐀𝐌𝐀𝐋

Al-Auza‘i rahimahullah berkata:

إذا أراد الله بقومٍ شرًّا، فتح عليهم الجدل، ومنعهم العمل

“Apabila Allah menghendaki keburukan bagi suatu kaum, Dia akan menyibukkan mereka dengan perdebatan dan menghalangi mereka dari beramal”

Tarikh Ibnu Abi Khaitsamah: 1438
____
🛜 https://t.me/alistifadah


[Read more]

𝐉𝐀𝐍𝐆𝐀𝐍 𝐁𝐈𝐀𝐑𝐊𝐀𝐍 𝐇𝐀𝐑𝐀𝐏𝐀𝐍 𝐇𝐀𝐍𝐘𝐀 𝐌𝐄𝐍𝐉𝐀𝐃𝐈 𝐀𝐍𝐆𝐀𝐍

Posted On // Leave a Comment
𝐉𝐀𝐍𝐆𝐀𝐍 𝐁𝐈𝐀𝐑𝐊𝐀𝐍 𝐇𝐀𝐑𝐀𝐏𝐀𝐍 𝐇𝐀𝐍𝐘𝐀 𝐌𝐄𝐍𝐉𝐀𝐃𝐈 𝐀𝐍𝐆𝐀𝐍

Ibnu Badis rahimahullah berkata:

أَصْدَقُ الْأَمَلِ مَا انْبَنَى عَلَى عَمَلٍ

“Harapan yang paling nyata adalah harapan yang dibangun di atas tindakan”

Al-Atsar, 4/360
____
🛜 https://t.me/alistifadah


[Read more]

𝐃𝐎𝐀 𝐘𝐀𝐍𝐆 𝐒𝐀𝐌𝐀, 𝐌𝐄𝐍𝐆𝐀𝐏𝐀 𝐇𝐀𝐒𝐈𝐋𝐍𝐘𝐀 𝐁𝐄𝐑𝐁𝐄𝐃𝐀?

Posted On // Leave a Comment
𝐃𝐎𝐀 𝐘𝐀𝐍𝐆 𝐒𝐀𝐌𝐀, 𝐌𝐄𝐍𝐆𝐀𝐏𝐀 𝐇𝐀𝐒𝐈𝐋𝐍𝐘𝐀 𝐁𝐄𝐑𝐁𝐄𝐃𝐀?

Ibnul Qayyim rahimahullah berkata:

وكثيرًا ما نجد أدعيةً دعا بها قومٌ فاستُجيب لهم، فيكون قد اقترن بالدعاء ضرورةُ صاحبه وإقباله على الله، أو حسنةٌ تقدمت منه جعل الله سبحانه إجابة دعوته شكرًا لحسنته، أو صادف وقت إجابة، ونحو ذلك، فأُجيبت دعوته، فيظن الظانُّ أن السرَّ في لفظ ذلك الدعاء، فيأخذه مجردًا عن تلك الأمور التي قارنته من ذلك الداعي.

“Sering kali kita mendapati seseorang berdoa, lalu doanya dikabulkan. Bisa jadi, karena saat itu ia benar-benar berada dalam keadaan terdesak dan sangat membutuhkan, sehingga ia bersungguh-sungguh serta sepenuh hati menghadap kepada Allah.

Bisa juga karena sebelumnya ia pernah melakukan suatu kebaikan, lalu Allah Subhanahu wa Ta‘ala mengabulkan doanya sebagai bentuk balasan atas kebaikan tersebut.

Atau, bisa jadi doanya bertepatan dengan waktu-waktu mustajab dan sebab-sebab lainnya, sehingga doanya pun dikabulkan.

Namun, orang lain yang melihatnya kemudian menyangka bahwa rahasia terkabulnya doa tersebut hanya terletak pada lafaz doa yang diucapkan. Akhirnya, ia pun mengamalkan lafaz doa itu semata-mata, tanpa memperhatikan berbagai sebab dan keadaan yang menyertai orang yang pertama kali memanjatkannya.”

Ad-Da’u wad-Dawa’: hlm. 25
____
🛜 https://t.me/alistifadah


[Read more]

𝐌𝐀𝐓𝐈 𝐒𝐄𝐁𝐄𝐋𝐔𝐌 𝐌𝐀𝐓𝐈

Posted On // Leave a Comment
𝐌𝐀𝐓𝐈 𝐒𝐄𝐁𝐄𝐋𝐔𝐌 𝐌𝐀𝐓𝐈

Berkata al-Hafizh Ibnul Jauzi rahimahullah:

ليس الميت من خرجت روحه من جنبيه، وإنما الميت من لا يفقه ماذا لربه من الحقوق عليه

“Orang mati bukanlah sekadar orang yang telah keluar ruhnya dari jasadnya. 

Namun, orang yang benar-benar mati adalah orang yang tidak memahami hak-hak Rabbnya yang wajib ia tunaikan.”

At-Tadzkirah fil Wa‘zh, hlm. 18
____
🛜 https://t.me/alistifadah


[Read more]

𝐃𝐈 𝐁𝐀𝐋𝐈𝐊 𝐏𝐀𝐍𝐀𝐒 𝐘𝐀𝐍𝐆 𝐌𝐄𝐍𝐘𝐄𝐍𝐆𝐀𝐓, 𝐀𝐃𝐀 𝐏𝐄𝐋𝐀𝐉𝐀𝐑𝐀𝐍

Posted On // Leave a Comment
𝐃𝐈 𝐁𝐀𝐋𝐈𝐊 𝐏𝐀𝐍𝐀𝐒 𝐘𝐀𝐍𝐆 𝐌𝐄𝐍𝐘𝐄𝐍𝐆𝐀𝐓, 𝐀𝐃𝐀 𝐏𝐄𝐋𝐀𝐉𝐀𝐑𝐀𝐍

Imam Ibnu Rajab rahimahullah berkata:

«وقد جعل الله تعالى ما في الدنيا من شدة الحر والبرد مذكِّرًا بحرِّ جهنم وبردها ودليلًا عليها؛ ولهذا تُستحبُّ الاستعاذةُ منها عند وجود ذلك»

“Allah Ta‘ala menjadikan panas dan dingin yang begitu dahsyat di dunia sebagai pengingat akan panas dan dinginnya neraka Jahanam, sekaligus sebagai sesuatu yang mengingatkan kita kepadanya. 

Karena itu, ketika merasakan panas atau dingin yang sangat menyengat, dianjurkan untuk memohon perlindungan kepada Allah dari neraka.”

Fathul-Bari karya Ibnu Rajab, 4/245.
____
🛜 https://t.me/alistifadah
https://t.me/fawaz_almdkhli/5460?single


[Read more]

𝐎𝐑𝐀𝐍𝐆 𝐘𝐀𝐍𝐆 𝐏𝐀𝐋𝐈𝐍𝐆 𝐓𝐄𝐊𝐔𝐍 𝐁𝐄𝐑𝐈𝐁𝐀𝐃𝐀𝐇

Posted On // Leave a Comment
𝐎𝐑𝐀𝐍𝐆 𝐘𝐀𝐍𝐆 𝐏𝐀𝐋𝐈𝐍𝐆 𝐓𝐄𝐊𝐔𝐍 𝐁𝐄𝐑𝐈𝐁𝐀𝐃𝐀𝐇

Dikatakan kepada Sa‘id bin Jubair : “Siapakah orang yang paling tekun beribadah?”

Beliau menjawab:

رَجُلٌ اجْتَرَحَ مِنَ الذُّنُوبِ، فَكُلَّمَا ذَكَرَ ذَنْبَهُ احْتَقَرَ عَمَلَهُ

“Seseorang yang pernah bergelimang dosa. Setiap kali ia mengingat dosanya, ia memandang kecil amalnya.”

Diriwayatkan oleh ‘Abdullah bin Ahmad dalam Zawa’id az-Zuhd, no. 8869
____
🛜 https://t.me/alistifadah


[Read more]

𝐒𝐄𝐉𝐀𝐑𝐀𝐇 𝐏𝐀𝐍𝐉𝐀𝐍𝐆 𝐏𝐄𝐑𝐏𝐄𝐂𝐀𝐇𝐀𝐍 𝐔𝐌𝐀𝐓

Posted On // Leave a Comment
𝐒𝐄𝐉𝐀𝐑𝐀𝐇 𝐏𝐀𝐍𝐉𝐀𝐍𝐆 𝐏𝐄𝐑𝐏𝐄𝐂𝐀𝐇𝐀𝐍 𝐔𝐌𝐀𝐓

Al-'Allamah Ibnu Utsaimin rahimahullah berkata:

ولم يدمر الأمة الإسلامية إلا منازعة الأمر أهله، من عهد عثمان رضي الله عنه إلى يومنا هذا

“Tidak ada yang menghancurkan umat Islam selain tindakan menentang dan menggugat kepemimpinan orang yang berhak atasnya, sejak masa ‘Utsman radhiyallahu anhu hingga hari ini.”

Syarh Riyadhus Shalihin, 2/422.
____
🛜 https://t.me/alistifadah


[Read more]

𝐀𝐊𝐓𝐈𝐕𝐈𝐓𝐀𝐒 𝐘𝐀𝐍𝐆 𝐒𝐀𝐌𝐀, 𝐏𝐀𝐇𝐀𝐋𝐀 𝐘𝐀𝐍𝐆 𝐁𝐄𝐑𝐁𝐄𝐃𝐀

Posted On // Leave a Comment
𝐀𝐊𝐓𝐈𝐕𝐈𝐓𝐀𝐒 𝐘𝐀𝐍𝐆 𝐒𝐀𝐌𝐀, 𝐏𝐀𝐇𝐀𝐋𝐀 𝐘𝐀𝐍𝐆 𝐁𝐄𝐑𝐁𝐄𝐃𝐀

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah berkata:

الرجل يأكل الطعام شهوة فقط، والرجل الآخر يأكل الطعام امتثالاً لأمر الله في قوله : {كُلُوا وَاشْرَبُوا } ، فصار أكل الثاني عبادة، وأكل الأول عادة. ولهذا قال بعض أهل العلم عبادات أهل الغفلة عادات ، و عادات أهل اليقظة عبادات.

Seseorang makan karena semata-mata ingin menikmati makanan. Sementara orang yang lain makan dengan niat menjalankan perintah Allah dalam firman-Nya:

وَكُلُوا وَاشْرَبُوا وَلَا تُسْرِفُوا ۚ إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ

“Makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan. Sesungguhnya, Dia tidak menyukai orang-orang yang berlebihan.”
(QS. Al-A‘raf: 31)

Maka, makan yang dilakukan oleh orang kedua menjadi ibadah, sedangkan makan orang pertama hanya menjadi kebiasaan.

Karena itulah sebagian ulama mengatakan:

عِبَادَاتُ أَهْلِ الْغَفْلَةِ عَادَاتٌ، وَعَادَاتُ أَهْلِ الْيَقَظَةِ عِبَادَاتٌ

“Ibadah orang-orang yang lalai hanyalah kebiasaan, sedangkan kebiasaan orang-orang yang sadar menjadi ibadah.”

Syarh Al-Arba‘in An-Nawawiyyah, hlm. 13
____
🛜 https://t.me/alistifadah




[Read more]