𝐌𝐄𝐑𝐄𝐊𝐀 𝐁𝐄𝐑𝐀𝐌𝐀𝐋, 𝐊𝐈𝐓𝐀 𝐒𝐈𝐁𝐔𝐊 𝐁𝐄𝐑𝐁𝐈𝐂𝐀𝐑𝐀

Posted On // Leave a Comment
𝐌𝐄𝐑𝐄𝐊𝐀 𝐁𝐄𝐑𝐀𝐌𝐀𝐋, 𝐊𝐈𝐓𝐀 𝐒𝐈𝐁𝐔𝐊 𝐁𝐄𝐑𝐁𝐈𝐂𝐀𝐑𝐀

Abu Khaldah al-Bashri rahimahullah berkata:

أدركتُ الناسَ وهم يعملون ولا يقولون، وهم اليوم يقولون ولا يعملون

“Aku mendapati orang-orang dahulu, mereka beramal dan tidak banyak berbicara. 

Sedangkan orang-orang pada hari ini banyak berbicara, tetapi tidak beramal.”

Kitab ash-Shamt, karya Ibnu Abi ad-Dunya, no. 678
____
🛜 https://t.me/alistifadah


[Read more]

𝐑𝐈𝐃𝐇𝐀𝐋𝐀𝐇, 𝐁𝐀𝐇𝐊𝐀𝐍 𝐒𝐀𝐀𝐓 𝐓𝐀𝐊𝐃𝐈𝐑 𝐓𝐄𝐑𝐀𝐒𝐀 𝐁𝐄𝐑𝐀𝐓

Posted On // Leave a Comment
𝐑𝐈𝐃𝐇𝐀𝐋𝐀𝐇, 𝐁𝐀𝐇𝐊𝐀𝐍 𝐒𝐀𝐀𝐓 𝐓𝐀𝐊𝐃𝐈𝐑 𝐓𝐄𝐑𝐀𝐒𝐀 𝐁𝐄𝐑𝐀𝐓

Sebagian orang arif berkata:

ارضَ عن الله في جميع ما يفعله بك، فإنَّه ما منعك إلَّا ليعطيك، ولا ابتلاك إلَّا ليعافيك، ولا أمرضك إلَّا ليشفيك، ولا أماتك إلَّا ليحييك، فإيَّاك أن تفارق الرِّضا عنه طرفة عينٍ فتسقط من عينه.

“Ridhalah kepada Allah dalam segala sesuatu yang Dia lakukan terhadapmu. 

Sesungguhnya Dia tidak menahan sesuatu darimu kecuali untuk memberimu; 

Dia tidak mengujimu kecuali untuk memberikan keselamatan kepadamu; 

Dia tidak menjadikanmu sakit kecuali untuk menyembuhkanmu; dan 

Dia tidak mematikanmu kecuali untuk menghidupkanmu.

Maka berhati-hatilah, jangan sampai engkau meninggalkan sikap ridha kepada-Nya walau sekejap mata, sehingga engkau jatuh dari pandangan-Nya.”

Madarij as-Salikin, Ibn al-Qayyim, jilid 2, hlm. 540
____
🛜 https://t.me/alistifadah


[Read more]

𝐂𝐀𝐑𝐈𝐋𝐀𝐇 𝐊𝐄𝐍𝐈𝐊𝐌𝐀𝐓𝐀𝐍 𝐘𝐀𝐍𝐆 𝐓𝐀𝐊 𝐃𝐈𝐑𝐄𝐍𝐆𝐆𝐔𝐓 𝐊𝐄𝐌𝐀𝐓𝐈𝐀𝐍

Posted On // Leave a Comment
𝐂𝐀𝐑𝐈𝐋𝐀𝐇 𝐊𝐄𝐍𝐈𝐊𝐌𝐀𝐓𝐀𝐍 𝐘𝐀𝐍𝐆 𝐓𝐀𝐊 𝐃𝐈𝐑𝐄𝐍𝐆𝐆𝐔𝐓 𝐊𝐄𝐌𝐀𝐓𝐈𝐀𝐍

Muhammad bin asy-Syikhkhir rahimahullah berkata:

«إِنَّ هَذَا الْمَوْتَ قَدْ أَفْسَدَ عَلَى أَهْلِ النَّعِيمِ نَعِيمَهُمْ؛ فَاطْلُبُوا نَعِيمًا لَا مَوْتَ فِيهِ.»

“Sesungguhnya kematian ini telah merusak kenikmatan orang-orang yang hidup dalam kenikmatan. Maka carilah kenikmatan yang tidak ada kematian di dalamnya.”

📚 Hilyatul-Auliya’, karya Abu Nu‘aim (2/204)
____
🛜 https://t.me/alistifadah


[Read more]

𝐒𝐈𝐀𝐏𝐀 𝐘𝐀𝐍𝐆 𝐄𝐍𝐆𝐊𝐀𝐔 𝐂𝐈𝐍𝐓𝐀𝐈, 𝐈𝐓𝐔𝐋𝐀𝐇 𝐂𝐄𝐑𝐌𝐈𝐍 𝐃𝐈𝐑𝐈𝐌𝐔

Posted On // Leave a Comment
𝐒𝐈𝐀𝐏𝐀 𝐘𝐀𝐍𝐆 𝐄𝐍𝐆𝐊𝐀𝐔 𝐂𝐈𝐍𝐓𝐀𝐈, 𝐈𝐓𝐔𝐋𝐀𝐇 𝐂𝐄𝐑𝐌𝐈𝐍 𝐃𝐈𝐑𝐈𝐌𝐔

Al-Hasan al-Bashri rahimahullah berkata:

"إِنَّ لَكَ مِنْ خَلِيلِكَ نَصِيبًا، وَإِنَّ لَكَ نَصِيبًا مِنْ ذِكْرِ مَنْ أَحْبَبْتَ، فَتَنَقُّوا الْإِخْوَانَ وَالْأَصْحَابَ وَالْمَجَالِسَ."

"Sesungguhnya engkau akan mendapatkan bagian dari (pengaruh) teman dekatmu. 

Sesungguhnya engkau juga akan mendapatkan bagian dari orang yang engkau cintai dan sering engkau sebut-sebut. 

Maka, pilihlah dengan baik saudara-saudaramu, sahabat-sahabatmu, dan majelis-majelismu."

Az-Zuhd, no. 662
____
🛜 https://t.me/alistifadah




[Read more]

𝐃𝐔𝐀 𝐓𝐈𝐏𝐔𝐀𝐍 𝐉𝐈𝐖𝐀: 𝐁𝐄𝐑𝐀𝐓𝐍𝐘𝐀 𝐊𝐄𝐁𝐀𝐈𝐊𝐀𝐍 𝐃𝐀𝐍 𝐑𝐈𝐍𝐆𝐀𝐍𝐍𝐘𝐀 𝐊𝐄𝐁𝐔𝐑𝐔𝐊𝐀𝐍

Posted On // Leave a Comment
𝐃𝐔𝐀 𝐓𝐈𝐏𝐔𝐀𝐍 𝐉𝐈𝐖𝐀: 𝐁𝐄𝐑𝐀𝐓𝐍𝐘𝐀 𝐊𝐄𝐁𝐀𝐈𝐊𝐀𝐍 𝐃𝐀𝐍 𝐑𝐈𝐍𝐆𝐀𝐍𝐍𝐘𝐀 𝐊𝐄𝐁𝐔𝐑𝐔𝐊𝐀𝐍

Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-'Asqalani rahimahullah berkata:

وقـد سـئل بعـض السّـلف عـن سـبب ثقـل الحسـنة وخـفّة السّـيّئة.. فـقال : لأنّ الحسـنة حضـرت مـرارتها وغـابت حـلاوتها فـثقلت فـلا يحمـلنّك ثقـلها عـلى تركـها، والسّـيّئة حضـرت حـلاوتها وغـابت مـرارتها فلـذلك خفّـت فـلا يحمـلنّك خـفّتها علـى ارتكابـها.

Telah ditanya sebagian ulama salaf tentang sebab mengapa kebaikan terasa berat sedangkan keburukan terasa ringan.
Beliau menjawab:

"Karena pada kebaikan, yang hadir adalah pahitnya (kesulitan dalam melaksanakannya), sedangkan manisnya (pahala dan akibat baiknya) belum tampak. Oleh sebab itu, kebaikan terasa berat. 

Maka jangan sampai beratnya itu membuatmu meninggalkannya.

Adapun keburukan, yang hadir adalah manisnya (kenikmatan sesaatnya), sedangkan pahitnya (akibat buruk dan hukumannya) belum tampak. Karena itulah keburukan terasa ringan. 

Maka jangan sampai ringannya itu membuatmu terjerumus untuk melakukannya."

Fathul Bari, Juz 13, hlm. 614.
____
🛜 https://t.me/alistifadah
[Read more]

𝐌𝐄𝐍𝐉𝐀𝐃𝐈 𝐇𝐀𝐌𝐁𝐀 𝐘𝐀𝐍𝐆 𝐒𝐀𝐋𝐄𝐇 𝐓𝐀𝐍𝐏𝐀 𝐌𝐄𝐌𝐁𝐄𝐍𝐂𝐈 𝐃𝐔𝐍𝐈𝐀 𝐘𝐀𝐍𝐆 𝐇𝐀𝐋𝐀𝐋

Posted On // Leave a Comment
𝐌𝐄𝐍𝐉𝐀𝐃𝐈 𝐇𝐀𝐌𝐁𝐀 𝐘𝐀𝐍𝐆 𝐒𝐀𝐋𝐄𝐇 𝐓𝐀𝐍𝐏𝐀 𝐌𝐄𝐌𝐁𝐄𝐍𝐂𝐈 𝐃𝐔𝐍𝐈𝐀 𝐘𝐀𝐍𝐆 𝐇𝐀𝐋𝐀𝐋

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-'Utsaimin rahimahullah berkata:

ليس كمال التدين بإتعاب النفوس في العبادة والبعد عن ملاذ الدنيا المباحة، فطريقة النبي صلى الله عليه وسلم أكمل طريقة؛ لما تشتمل عليه من إعطاء النفس حظها من الراحة واللذائذ المباحة مع التعبد لله عز وجل.

"Kesempurnaan dalam beragama bukanlah dengan memberatkan diri dalam ibadah dan menjauhi berbagai kenikmatan dunia yang mubah. 

Sebab, jalan hidup Nabi ﷺ adalah jalan yang paling sempurna, karena di dalamnya terdapat sikap memberikan hak kepada diri untuk mendapatkan istirahat dan menikmati berbagai kenikmatan yang dihalalkan, bersamaan dengan beribadah kepada Allah 'Azza wa Jalla."

Tanbihul Afham bi Syarhi 'Umdatil Ahkam, hlm. 793
____
🛜 https://t.me/alistifadah



[Read more]

𝐒𝐄𝐌𝐁𝐈𝐋𝐀𝐍 𝐏𝐔𝐋𝐔𝐇 𝐉𝐀𝐍𝐉𝐈 𝐀𝐋𝐋𝐀𝐇 𝐀𝐓𝐀𝐔 𝐒𝐀𝐓𝐔 𝐀𝐍𝐂𝐀𝐌𝐀𝐍 𝐒𝐄𝐓𝐀𝐍?

Posted On // Leave a Comment
𝐒𝐄𝐌𝐁𝐈𝐋𝐀𝐍 𝐏𝐔𝐋𝐔𝐇 𝐉𝐀𝐍𝐉𝐈 𝐀𝐋𝐋𝐀𝐇 𝐀𝐓𝐀𝐔 𝐒𝐀𝐓𝐔 𝐀𝐍𝐂𝐀𝐌𝐀𝐍 𝐒𝐄𝐓𝐀𝐍?

Al-Hasan Al-Bashri rahimahullah berkata:

قرأتُ في تسعين موضعا من القرآن: أن الله قدَّر الأرزاق وضمنها لخلقه، وقرأتُ في موضعٍ واحد: ﴿ الشيطانُ يعدكم الفقر ويأمركم بالفحشاء ﴾، فشككنا في قول الصادق في تسعين موضعًا وصدَّقنا الكاذب في موضع واحد

Aku telah membaca di sembilan puluh tempat dalam Al-Qur'an bahwa Allah telah menetapkan dan menjamin rezeki bagi hamba-hamba-Nya. Sementara itu, aku hanya membaca dalam satu tempat firman Allah:

﴿ الشَّيْطَانُ يَعِدُكُمُ الْفَقْرَ وَيَأْمُرُكُمْ بِالْفَحْشَاءِ ﴾

"Setan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat keji (kikir)." (QS. Al-Baqarah: 268)

Namun, kita justru meragukan firman Allah Yang Maha Benar yang disebutkan di sembilan puluh tempat, sedangkan ucapan setan yang pendusta yang hanya disebutkan di satu tempat justru kita benarkan!

Qam'ul Hirshi biz Zuhdi wal Qana'ah karya Al-Qurthubi, hlm. 60
____
🛜 https://t.me/alistifadah



[Read more]

𝐁𝐄𝐑𝐓𝐀𝐇𝐀𝐍 𝐌𝐄𝐍𝐔𝐍𝐓𝐔𝐓 𝐈𝐋𝐌𝐔 𝐃𝐈 𝐓𝐄𝐍𝐆𝐀𝐇 𝐀𝐑𝐔𝐒 𝐅𝐈𝐓𝐍𝐀𝐇.

Posted On // Leave a Comment
𝐁𝐄𝐑𝐓𝐀𝐇𝐀𝐍 𝐌𝐄𝐍𝐔𝐍𝐓𝐔𝐓 𝐈𝐋𝐌𝐔 𝐃𝐈 𝐓𝐄𝐍𝐆𝐀𝐇 𝐀𝐑𝐔𝐒 𝐅𝐈𝐓𝐍𝐀𝐇.

Syaikh Muhammad Ali Adam Al Atsyubi rahimahullah berkata:

الَّذِي يَطْلُبُ العِلْمَ فِي هَذِهِ الأَيَّامِ، مَعَ وُجُودِ الفِتَنِ الكَثِيرَةِ، يُعْتَبَرُ وَلِيًّا مِنْ أَوْلِيَاءِ اللهِ.

"Seseorang yang menuntut ilmu pada hari-hari ini, di tengah banyaknya fitnah yang ada, dianggap sebagai salah seorang wali di antara wali-wali Allah."

Al-Fawa'id Al-'Ilmiyyah wa Ad-Durar At-Tarbawiyyah, hlm. 19.
____
🛜 https://t.me/alistifadah


[Read more]

𝐒𝐀𝐓𝐔 𝐎𝐑𝐀𝐍𝐆 𝐒𝐀𝐋𝐄𝐇, 𝐁𝐀𝐍𝐘𝐀𝐊 𝐘𝐀𝐍𝐆 𝐓𝐄𝐑𝐒𝐄𝐋𝐀𝐌𝐀𝐓𝐊𝐀𝐍

Posted On // Leave a Comment
𝐒𝐀𝐓𝐔 𝐎𝐑𝐀𝐍𝐆 𝐒𝐀𝐋𝐄𝐇, 𝐁𝐀𝐍𝐘𝐀𝐊 𝐘𝐀𝐍𝐆 𝐓𝐄𝐑𝐒𝐄𝐋𝐀𝐌𝐀𝐓𝐊𝐀𝐍

Tabi'in yang mulia, Muhammad bin al-Munkadir rahimahullah berkata:

يُصْلِحُ اللهُ عَزَّ وَجَلَّ بِصَلَاحِ الرَّجُلِ: وَلَدَهُ، وَوَلَدَ وَلَدِهِ، وَأَهْلَ دُوَيْرَتِهِ، وَدُوَيْرَاتٍ حَوْلَهُمْ، فَمَا يَزَالُونَ فِي سِتْرِ اللهِ عَزَّ وَجَلَّ.

Allah 'Azza wa Jalla memperbaiki (keadaan) karena kesalehan seorang laki-laki: anaknya, cucunya, penghuni rumahnya, dan rumah-rumah di sekitarnya. 

Maka mereka senantiasa berada dalam perlindungan Allah 'Azza wa Jalla. (Maksudnya: karena keberkahan seorang hamba yang saleh tersebut).

Al-Ja'diyyat, no. 1686
____
🛜 https://t.me/alistifadah


[Read more]

𝐉𝐀𝐍𝐆𝐀𝐍 𝐓𝐔𝐍𝐆𝐆𝐔 𝐀𝐋𝐋𝐀𝐇 𝐌𝐄𝐌𝐁𝐔𝐊𝐀 𝐀𝐈𝐁𝐌𝐔

Posted On // Leave a Comment
𝐉𝐀𝐍𝐆𝐀𝐍 𝐓𝐔𝐍𝐆𝐆𝐔 𝐀𝐋𝐋𝐀𝐇 𝐌𝐄𝐌𝐁𝐔𝐊𝐀 𝐀𝐈𝐁𝐌𝐔

Abdul A'la At-Taimi rahimahullah berkata:

«ما يأمن من أطال المقام على معصية الله أن يكون قد بقي له في بقية عمره من البلاء ما يُحذِّره في الدنيا، ويفضحه في الآخرة.»

"Tidaklah merasa aman orang yang terus-menerus berlama-lama dalam kemaksiatan kepada Allah, dari kemungkinan bahwa pada sisa umurnya masih tersisa berbagai musibah yang akan menjadi peringatan baginya di dunia, dan akan mempermalukannya di akhirat."

Asy-Syukr karya Ibnu Abi ad-Dunya, no. 157.
____
🛜 https://t.me/alistifadah


[Read more]