Imam Asy-Syafi’i rahimahullah berkata:
Ψ¬ΩΨ§ΩِΨ±ُ Ψ§ΩΩ
َΨ±Ψ‘ِ ΩِΩ Ψ«َΩΨ§َΨ«ٍ : Ω‘- ΩِΨͺْΩ
َΨ§Ωُ Ψ§ΩΩΩΨ±ِ ΨΨͺَّΩ ΩَΨΈΩَّ Ψ§ΩΩَّΨ§Ψ³ُ Ω
ِΩ ΨΉِΩّΨͺِΩ Ψ£ΩّΩَ ΨΊَΩΩّ. Ω’- ΩَΩِΨͺْΩ
َΨ§Ωُ Ψ§ΩΨΊΨΆَΨ¨ِ ΨَΨͺَّΩ ΩَΨΈُΩّ Ψ§ΩΩَّΨ§Ψ³ُ Ψ£ΩّΩَ Ψ±Ψ§ΨΆٍ. Ω£- ΩَΩΨͺْΩ
Ψ§Ωُ Ψ§ΩΨ΄ِΨ―َّΨ©ِ ΨَΨͺَّΩ ΩَΨΈُΩَّ Ψ§ΩΩَّΨ§Ψ³ُ Ψ£ΩَّΩَ Ω
ُΨͺَΩَΨΉّΩ
ٌ
“Permata berharga dalam diri seseorang ada pada tiga perkara:
1. Menyembunyikan kefakiran, sampai orang-orang mengira karena kehormatan dirimu, engkau adalah orang yang berkecukupan.
2. Menyembunyikan amarah, sampai orang-orang mengira engkau sedang ridha dan tenang.
3. Menyembunyikan kesulitan hidup, sampai orang-orang mengira engkau hidup dalam kenikmatan.”
Manaqib Asy-Syafi’i karya Al-Baihaqi (2/188)
____
π https://t.me/alistifadah
0 komentar:
Posting Komentar