Al-Hasan Al-Bashri rahimahullah berkata:
يَوْمَانِ وَلَيْلَتَانِ لَمْ تَسْمَعِ الْخَلَائِقُ بِمِثْلِهِنَّ قَطُّ. أَمَّا اللَّيْلَتَانِ فَهُمَا: لَيْلَةٌ تَبِيتُ مَعَ أَهْلِ الْقُبُورِ وَلَمْ تَبِتْ قَبْلَهَا لَيْلَةً، وَلَيْلَةٌ صَبِيحَتُهَا يَوْمُ الْقِيَامَةِ. وَأَمَّا الْيَوْمَانِ فَهُمَا: يَوْمٌ يَأْتِيكَ الْبَشِيرُ مِنَ اللهِ تَعَالَى إِمَّا إِلَى الْجَنَّةِ أَوْ إِلَى النَّارِ، وَيَوْمٌ تُعْطَى كِتَابَكَ إِمَّا بِيَمِينِكَ وَإِمَّا بِشِمَالِكَ.
“Ada dua hari dan dua malam yang belum pernah makhluk mendengar sesuatu yang semisal dengannya.
Adapun dua malam itu:
• Malam ketika engkau pertama kali bermalam bersama penghuni kubur, padahal sebelumnya engkau belum pernah mengalami malam seperti itu.
• Dan malam yang pagi harinya adalah Hari Kiamat.
Sedangkan dua hari itu:
• Hari ketika datang kepadamu kabar dari Allah; apakah engkau menuju surga atau menuju neraka.
• Dan hari ketika kitab catatan amalmu diberikan; apakah dengan tangan kananmu atau dengan tangan kirimu.”
Ahwal Ahlil Qubur karya Ibnu Rajab, hlm. 200
____
🛜 https://t.me/alistifadah
0 komentar:
Posting Komentar