RINGKASAN SIROH NABAWI [Bag. 1]

Posted On // Leave a Comment
🔘 RINGKASAN SIROH NABAWI [Bag. 1]
———————————————
🎓 Al-Hafizh Abu Muhammad Abdul Ghoni bin Abdul Wahid Al-Maqdisi (544-600H) رحمه اللّٰهُ تعالى.

        بسم اللّٰه الرحمٰن الرحيم.

🚩 NASAB ROSULULLOH صلى اللّٰهُ عليه وسلم:

🔹 Kita mulai dengan nasab beliau shollallohu 'alaihi wa sallam:

⭕ Beliau adalah Abul Qosim, Muhammad bin Abdillah bin Abdil Muththolib [1] bin Hasyim bin Abdi Manaf bin Qushoy bin Kulab bin Murroh bin Ka'ab bin Luay bin Gholib bin Fahr bin Malik bin An-Nadhr bin Kinanah bin Khuzaimah bin Mudrokah bin Ilyas bin Mudhro bin Nizar bin Ma'add bin 'Adnan [2] bin Udad bin Al Muqowwim bin Nahur bin Tairoh bin Ya'rub bin Yasyjub bin Nabit bin Isma'il bin Ibrohim -kekasih Alloh- bin Tarih, dan dialah Azar, bin Nahur bin Saru' bin Ro'uw bin Falikh bin 'Aibar bin Syalikh bin Arfakhsyad bin Sam bin Nuh bin Lamk bin Mutusyalkhu bin Akhnuhkh -dan dialah Nabi Idris menurut anggapan mereka-, dan dialah anak cucu Adam pertama yang diberi kenabian dan menulis dengan pena- bin Yarda bin Mahlil bin Qoinan bin Yanasy bin Syits bin Adam 'alaihis salam.

⚠ Nasab ini disebutkan oleh Muhammad bin Ishaq bin Yasar Al-Madani di dalam salah satu riwayat darinya.
__________
[1] Nama Abdul Muththolib adalah SYAIBAH AL-HAMD berdasarkan pendapat yang shahih, dan dinamakan dengan Abdul Muththolib karena sebuah kisah yang pernah terjadi, yaitu: bahwa pamannya yang bernama Al-Muththolib tatkala membawa serta Syaibah di hadapan orang-orang yang ada disekitar paman-pamannya di Madinah setelah wafatnya ayah beliau, Hasyim, maka beliau masuk kota Mekkah di waktu dhuha dalam keadaan bonceng di belakang pamannya, dan kondisinya telah berubah disebabkan (teriknya) matahari, maka orang-orang pun bertanya kepada pamannya: siapakah anak ini? Maka pamannya menjawab: ini budak ku, maka tetaplah dengan ini dan ditinggalkannya nama Syaibah. (Lihat: At-Tabyin fi Ansab Al-Qurosyiyyin, hal: 37) dan (Subul Al-Huda wa Ar-Rosyad [1/309]). Pentahqiq.

[2] Berkata Al-'Allamah Ibnul Qoyyim di dalam "Zaadul Ma'ad (1/70)": sampai disini telah diketahui keshahihan yang telah disepakati diantara para ahli nasab dan tidak ada perselisihan padanya sama sekali, dan tidak ada perselisihan diantara mereka bahwa 'Adnan termasuk dari keturunan Isma'il 'alaihis salam, dan Isma'il dialah yang disembelih (dikurbankan) berdasarkan pendapat yang benar menurut para ulama sahabat dan tabi'in dan orang-orang setelah mereka, dan adapun ucapan yang menyatakan bahwa yang dikurbankan adalah Ishaq maka (itu pendapat) batil berdasarkan lebih dari 20 sisi, dan aku telah mendengar syaikh ku Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah -قَدَّسَ اللّٰهُ رُوحَهُ- berkata: ucapan ini (yakni bahwa Ishaq lah yang dikurbankan, pent) hanyalah didapat dari ahli kitab namun pendapat itu batil berdasarkan nash (teks) dari kitab mereka...dst" selesai. -Pentahqiq.
              ✩★✩★✩

📔 Mukhtashor Siroh An-Nabi, Abdul Ghoni Al-Maqdisi. Hal: 35-36.

✏__ Alih Bahasa: Muhammad Sholehuddin Abu 'Abduh عَفَا اللّٰهُ عَنْهُ.
———————————————
🌏 WA Ahlus Sunnah Karawang.

✆ WA Al Istifadah ※ WALIS ✆
✧✧✧✧✧✧✧✧✧✧✧✧✧✧✧

🛅➠http://walis-net.blogspot.com/p/depan.html

0 komentar:

Posting Komentar