Sekilas tentang _MENGINGKARI KEBID'AHAN_

Posted On // Leave a Comment
••{{Sekilas tentang}}••

⚡_MENGINGKARI KEBID'AHAN_💢

°°°°°°°°°°

🔒PERTANYAAN:

🔻syubhat bahwa "pelaku bid'ah yg melakukan bid'ahnya diatas kejahilan/taqlid semata,mk dia mendapat pahala atas niatannya & dosa atas perbuatannya".apakah kaedah ini benar??

°°°°°°°°°°

🔑JAWABAN:
(oleh Ust Abu Utsman Kharisman)


🔻Hal itu tidak menghalangi perintah utk mengingkari kebid'ahan sebagai sebuah kemungkaran. Berikut akan disebutkan 2 contoh dari perbuatan Ulama Salaf, Sahabat Nabi dan Tabi'i:

Pertama, Ibnu Mas'ud radhiyallahu anhu. Dalam hadits riwayat adDaarimi, beliau mengingkari dengan keras perbuatan dzikir berjamaah di masjid. Padahal bisa jadi beberapa orang di majelis itu hanya taklid, jahil, dan ikut-ikutan. Mengapa beliau mengingkari? Untuk menjalankan perintah Allah dan Rasul-Nya dan menegakkan hujjah kepada mereka, mengajari orang yang tidak tahu bahwa itu penyimpangan.

Padahal niat orang-orang itu bagus. Karena itu mereka yang menjalankan dzikir berjamaah itu berkata:

يا أبا عبد الرحمن والله ما نريد إلا الخير

Wahai Abu Abdirrohman (Ibnu Mas'ud), tidaklah kami menginginkan kecuali kebaikan!

Maka Ibnu Mas'ud menjawab:

وكم من مريدٍ للخير لن يصيبه

Berapa banyak orang yg menginginkan kebaikan, tapi tidak mendapatkannya?

Artinya, niat baik saja tidak cukup. Perbuatannya harus sesuai dengan bimbingan Rasulullah shollallaahu alaihi wasallam.

Kedua, pengingkaran seorang Tabi'i Sa'id bin alMusayyib rahimahullah terhadap seseorang yg sholat Sunnah setelah Subuh.

Ini menyelisihi Sunnah. Nabi melarang orang sholat sunnah selesai sholat Subuh. Kecuali jika dia mengganti sholat qobliyah Subuh yg blm sempat dikerjakan. Atau tahiyyatul masjid krn masuk  masjid saat itu.

Ketika diingkari oleh Said bin al-Musayyib, orang itu menyatakan:

يا أبا محمد أيعذبني الله على الصلاة؟

Wahai Abu Muhammad (Said bin alMusayyib), apakah Allah akan mengadzab aku karena mengerjakan sholat?

Artinya, orang itu menyatakan: " Apa sih salahku. Ini kan sholat. Masak sholat berdosa, kena adzab.

Said bin al-Musayyib menyatakan:

إن الله لا يعذب على الصلاة، ولكن عذب على مخالفة السنة

Sesungguhnya Allah tidak mengadzab (seseorang) karena sholat. Akan tetapi Dia mengadzab karena orang itu menyelisihi Sunnah (Nabi) (riwayat al-Baihaqy, Abdurrozzaq, dan adDaarimiy)

▦◈▦◈▦◈▦◈▦◈▦◈▦◈▦◈▦◈▦◈▦◈▦◈▦◈▦

📲【••WALIS ⊙ WA Al-Istiqomah••】

💻http://walis-net.blogspot.com/p/depan.html?m=1

0 komentar:

Posting Komentar