KITAB FADHAIL AMAL DALAM TIMBANGAN AS-SUNNAH
***********************
๐ Pendahuluan
~~~~~~~~~~~~~~
⭕ Telah berlalu pembahasan secara ringkas dari kami terkait pendiri Jama'ah Tabligh, Markaz mereka, prinsip-prinsip mereka, Fatwa 'Ulama, dan seterusnya.
๐ Dan kini kami ingin menyajikan kembali pembahasan terkait Kitab yang mereka bawa dan mereka baca di majlis-majlis mereka, yaitu kitab Fadhail Amal karya Muhammad Zakariya Al-Kandahlawy.
Baarakallahufiiykum
๐ Dan ini sebagai bantahan dan mengingatkan, bahwa Ahlussunnah mengkritik BUKAN berdasarkan katanya dan katanya, atau istilah mereka "berdasarkan prasangka semata".
Wal-'iyadzubillah, kami berlindung kepada ALLAH Ta'ala dari sifat dan sikap demikian.
⏳Berikut ini adalah tambahan dari apa yang kita belum ketahui, dimana mereka para Jama'ah Tabligh, dalam men-targhib anggotanya atau hendak men-taskil (pinjam istilah mereka) seseorang, mereka membawa ayat 104 dalam surah Aali 'Imran dalam memuluskan "usaha dakwah (istilah tablighiy)" mereka tersebut:
َْููุชَُْูู ู
ُِْููู
ْ ุฃُู
َّุฉٌ َูุฏْุนَُูู ุฅَِูู ุงْูุฎَْูุฑِ ََููุฃْู
ُุฑَُูู ุจِุงْูู
َุนْุฑُِูู ََََْْูููููู ุนَِู ุงْูู
َُْููุฑِ ۚ َูุฃَُٰููุฆَِู ُูู
ُ ุงْูู
ُِْููุญَُูู
"Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar. Merekalah orang-orang yang beruntung."
↪ Dan juga ayat ke 110
ُْููุชُู
ْ ุฎَْูุฑَ ุฃُู
َّุฉٍ ุฃُุฎْุฑِุฌَุชْ َِّูููุงุณِ ุชَุฃْู
ُุฑَُูู ุจِุงْูู
َุนْุฑُِูู َูุชَََْْูููู ุนَِู ุงْูู
َُْููุฑِ َูุชُุคْู
َُِููู ุจِุงَِّููู ۗ ََْููู ุขู
ََู ุฃَُْูู ุงِْููุชَุงุจِ ََููุงَู ุฎَْูุฑًุง َُููู
ْ ۚ ู
ُِْููู
ُ ุงْูู
ُุคْู
َُِููู َูุฃَْูุซَุฑُُูู
ُ ุงَْููุงุณَُِููู
"Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka, di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik."
⚡ Namun, penerapannya amat sangat jauh dari ayat tersebut. Seperti dalam hal "mudzakarah (istilah mereka)", hampir sama sekali prinsip nahi munkar mereka abaikan. Dimana mereka mendiamkan pelaku kesyirikan dan terlebih lagi para pelaku bid'ah dengan bingkai semboyan mereka "jangan bahas ini, ini pemecah belah ummat."
Wal'iyadzubillah.. Maka bisa disaksikan dari sebagian mereka, ada yang masih suka ke kuburan wali-wali, meminta, berdo'a, bertawassul dengan para wali-wali. Dan bisa disaksikan dari sebagian mereka, tidak mengerti tatacara sholat yang benar, mengamalkan Qunut Subuh Bid'ah, Dzikir ba'da sholat secara berjama'ah, dan yang lainnya. Bahkan kami alami secara pribadi, ketika sebagian mereka mengatakan kepada muslimin yang kencing berdiri, "Kasihan, dia masih kencing berdiri,seperti kencingnya Yahudi dan Nashrani." Sontak suara kami ketika itu meninggi dan membantah dengan hadits shahih Bukhari dari Sahabat Hudzaifah Ibnul Yaman radhiyallahu 'anhu. Juga sempat kami alami secara pribadi, ketika khuruj, mereka mengajarkan tatacara makan sesuai sunnah (versi mereka) dengan mengatakan, "sunnahnya setelah makan adalah menjilat jari-jari sambil membaca َูุฅِุฐَุง ุจَุทَุดْุชُู
ْ ุจَุทَุดْุชُู
ْ ุฌَุจَّุงุฑَِูู ", sontak suara kami kembali meninggi "mana dalil disunnahkannya membaca ayat tersebut? ...."
Wallahul musta'an
๐ฆ Lantas dakwah model bagaimana yang mereka amalkan?
๐ฅ Mereka akan menerapkan amar ma'ruf, jika perbuatan tersebut diketahui oleh muslimin kecilnya maupun tuanya sebagai suatu perkara ma'ruf. Contohnya; sholat (muslimin mana yang mengingkari akan wajibnya sholat?), Zakat, berakhlak mulia, dan seterusnya. Maka tidak mengherankan jika dakwah hizbiy Jama'ah Tabligh mudah diterima muslimin awam.
๐ฅ Belum lagi terkait Khuruj mereka. Jaulah Khususi dan Jaulah Umumi karya mereka. Yang penuh dengan ke-bid'ah-an. Dalam bayan maghrib (istilah tablighiyyun) pembahasannya seputar Tauhid Rububiyyah (ALLAH yang menciptakan Bumi, Gunung, Lautan dan seterusnya). Dalam Kalkujari (istilah tablighiyyun) di akui oleh sebagian pengikut mereka bahwa sebagian cerita mereka itu harus di isi kedustaan guna memberi semangat kepada anggota lainnya.
Wallahul musta'an
๐ Jika mau menelusuri lebih dalam, akan banyak sekali kejahilan yang di dapatkan pada kelompok yang mengaku-ngaku "berdakwah" ini. Terlebih celaan khabits mereka kepada Ahlussunnah yang tegar memerangi kesyirikan dan bid'ah. Karna memang tujuan dakwah bukanlah mencari pengikut atau banyak banyakan pengikut. Namun dakwah Ahlussunnah adalah Mubasysyiriiyna wa Mundziriiyn (memberi kabar gembira dan Tahdzir -memberi peringatan-) dengan mengajak manusia kepada Al-Haq bukan mengajak kepada kelompok tertentu.
Wallahu a'laamu bish-shawaab
☝ Itulah sekilas pendahuluan dari kami. Semoga bisa memberikan penerangan bagi kami sebagai penulis secara khusus dan bisa di ambil fawaid darinya untuk pembaca dan para pencari kebenaran.
Baarakallahufiiykum
๐Admin
๐WhatsApp Al-Manshurah Singaraja
____________________________
๐ฒTurut memublikasikan ⇲
۞ ู
ุฌู
ููููููููููููุนุฉ ุงูุงุณูููููููููููุชูุงู
ุฉ ۞
KITAB FADHAIL AMAL DALAM TIMBANGAN AS-SUNNAH
Labels:
manhaj
0 komentar:
Posting Komentar