📝KAJIAN FIQH: RUKUN, WAJIB, DAN SUNNAH DALAM SHOLAT (Bag ke-4)
✅Apa Saja Kewajiban-kewajiban dalam Sholat?
💡Jawab:
Kewajiban-kewajiban dalam sholat:
1⃣Ucapan takbir perpindahan antar gerakan (selain takbiratul ihram yang merupakan rukun).
إِنَّهُ لَا تَتِمُّ صَلَاةٌ لِأَحَدٍ مِنَ النَّاسِ حَتَّى... ثُمَّ يَقُولُ اللَّهُ أَكْبَرُ ثُمَّ يَرْكَعُ... ثُمَّ يَقُولُ اللَّهُ أَكْبَرُ ثُمَّ يَسْجُدُ...ثُمَّ يَقُولُ اللَّهُ أَكْبَرُ وَيَرْفَعُ رَأْسَهُ حَتَّى يَسْتَوِيَ قَاعِدًا ثُمَّ يَقُولُ اللَّهُ أَكْبَرُ ثُمَّ يَسْجُدُ
Sesungguhnya tidaklah sempurna sholat salah seorang dari manusia hingga… kemudian ia mengucapkan Allaahu Akbar kemudian ruku’…kemudian mengucapkan Allahu Akbar kemudian sujud…kemudian mengucapkan Allahu Akbar dan mengangkat kepalanya hingga sempurna duduk…kemudian mengucapkan Allahu Akbar kemudian sujud (H.R Abu Dawud no 730 dari Abu Hurairah, dinyatakan sanadnya shahih oleh Syaikh Abdul Muhsin al-Abbad)
... وَإِذَا كَبَّرَ فَكَبِّرُوا...
…Dan jika Imam bertakbir, maka bertakbirlah…(H.R Ibnu Majah dari Abu Hurairah)
2⃣Ucapan Sami’allaahu liman hamidah pada saat bangkit dari ruku’.
إِنَّهُ لَا تَتِمُّ صَلَاةٌ لِأَحَدٍ مِنَ النَّاسِ حَتَّى... ثُمَّ يَقُولُ سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ حَتَّى يَسْتَوِيَ قَائِمًا
Sesungguhnya tidak sempurna sholat salah seorang dari manusia hingga…kemudian mengucapkan sami’allaahu liman hamidah hingga sempurna berdiri (H.R Abu Dawud dari Abu Hurairah).
Hukum ucapan Sami’allaahu liman hamidah adalah wajib bagi Imam atau orang yang sholat sendirian.
3⃣Ucapan Robbanaa wa lakal hamdu.
وَإِذَا قَالَ سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ فَقُولُوا رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ
dan jika (Imam) mengucapkan Sami’alaahu liman hamidah, maka ucapkanlah Robbanaa wa lakal hamdu (H.R al-Bukhari dan Muslim dari Anas bin Malik)
4⃣Bacaan Subhaana Robbiyal ‘Adzhim sekali dalam ruku’
5⃣Bacaan Subhaana Robbiyal A’la sekali dalam sujud
عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ قَالَ لَمَّا نَزَلَتْ { فَسَبِّحْ بِاسْمِ رَبِّكَ الْعَظِيمِ } قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اجْعَلُوهَا فِي رُكُوعِكُمْ فَلَمَّا نَزَلَتْ { سَبِّحْ اسْمَ رَبِّكَ الْأَعْلَى } قَالَ اجْعَلُوهَا فِي سُجُودِكُمْ
Dari Uqbah bin Amir radhiyallaahu anhu beliau berkata: ketika turun firman Allah: << Maka bertasbihlah dengan (menyebut) Nama TuhanMu yang agung (Q.S al-Waaqi’ah ayat 74 dan 96, al-Haaqqah ayat 52>>, Rasulullah shollallahu alaihi wasallam bersabda: Jadikanlah (bacaan itu) di ruku’ kalian. Ketika turun firman Allah:<< Maka bertasbihlah dengan (menyebut) TuhanMu yang Paling Tinggi >> (Q.S al-A’laa:1), Rasulullah shollallahu alaihi wasallam bersabda: Jadikanlah (bacaan itu) di sujud kalian (H.R Abu Dawud, Ibnu Majah, dan Ahmad, dishahihkan Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban, al-Hakim, dan disepakati adz-Dzahaby (no 3783)--Iyaas bin Amir dinyatakan shaduq oleh al-Hafidz Ibnu Hajar dalam Taqriibut Tahdziib no perawi 589)
6⃣Bacaan Amiin makmum setelah Imam menyelesaikan alFatihah.
إِذَا أَمَّنَ الْإِمَامُ فَأَمِّنُوا فَإِنَّهُ مَنْ وَافَقَ تَأْمِينُهُ تَأْمِينَ الْمَلَائِكَةِ غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِه
Jika Imam mengucapkan Aamiin, maka ucapkanlah Amiin. Karena barangsiapa yang ucapannya aminnya bersesuaian dengan ucapan amin Malaikat, akan diampuni dosanya yang telah lalu (H.R al-Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah)
7⃣Duduk dan bacaan tasyahhud awal
فَإِذَا جَلَسْتَ فِي وَسَطِ الصَّلَاةِ فَاطْمَئِنَّ وَافْتَرِشْ فَخِذَكَ الْيُسْرَى ثُمَّ تَشَهَّدْ
Jika engkau duduk di pertengahan sholat, tenanglah (thuma’ninah) dan bentangkan pahamu yang kiri kemudian bertasyahhudlah (H.R Abu Dawud dari Rifaah bin Rafi’)
(Abu Utsman Kharisman)
💡💡📝📝💡💡
WA al-I'tishom
____________________________
📲Turut memublikasikan ⇲
۞ مجمـــــــــــوعة الاســـــــــــتفادة ۞
KAJIAN FIQH: RUKUN, WAJIB, DAN SUNNAH DALAM SHOLAT (Bag ke-4)
Labels:
fiqih
0 komentar:
Posting Komentar