Kajian Kitab Manhajus Salikin (5) (Kitab Tentang Bersuci)

Posted On // Leave a Comment
Kajian Fiqih

         كتاب الطهارة

  (Kitab Tentang Bersuci)

📝Matan

🔵Berkata asy Syaikh as Sa'di rahimahullah:

فكل ماء نزل من السماء، أو نبع من الأرض، فهو طهور، يطهر من الأحداث
والأخباث، ولو تغير لونه أو طعمه أو ريحه بشيء طاهر،

“Setiap air yang turun dari langit atau keluar dari bumi maka suci
airnya yang mensucikan dari hadats dan akhbats (najis) walaupun
berubah warnanya, atau rasanya, atau baunya dengan sesuatu yang suci...,"

📝Penjelasan


✏(air yang turun dari langit) seperti air hujan, salju dan semisalnya

✏(air yang keluar dari bumi) seperti mata air, air sumur atau yang lainnya

✏(airnya suci) air yang turun dari langit dan keluar dari bumi suci airnya dan mensucikan lainnya.

Allah Ta’aala berfirman:

وَأَنزَلْنَا مِنَ السَّمَاءِ مَاءً طَهُورًا

“dan Kami turunkan dari langit air yang amat bersih.” (al-Furqan:48)

وَيُنَزِّلُ عَلَيْكُمْ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً لِيُطَهِّرَكُمْ بِهِ

“...dan Allah menurunkan kepadamu hujan dari langit untuk mensucikan
kamu dengan hujan itu.”  (al-Anfal:11)

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda tentang air laut,

هُوَ الطَّهُورُ مَاؤُهُ الْحِلُّ مَيْتَتُهُ

“Suci airnya dan halal bangkainya” (HR. Abu Dawud, at-Tirmidzi,
an-Nasa’i, Ibnu Majah, bekata a-Tirmidzi: Hadits Hasan Shahih).

Doa yang diajarkan oleh Rasulullah shallallahi 'alaihi wasallam

اللَّهُمَّ اغْسِلْ خَطَايَايَ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ

“Ya Allah cucilah kesalahan-kelsahanku dengan air, salju dan es.” (HR. Bukhari dan Muslim)

✏(al-ahdaats) bentuk jamak/banyak dari hadats, maknanya sifat yangmengenai/ada pada seorang hamba ketika kentut, tidur nyenyak, makan
daging unta dan yang lainnya

✏Sedangkan (al-akhbaats) bentuk jamak dari khabits yaitu najis, seperti air kecing atau kotoran manusia atau yang lainnya.

✏Maka asal hukum air suci lagi mensucikan walaupun berubah salah satu sifatnya dengan sesuatu yang suci seperti tanah, dedaunan atau yang lainnya, baik yang berubah warnanya, atau rasanya atau baunya maka tetap suci lagi mensucikan selama masih dikatakan sebagai air.

✏Kalau sudah berubah dzatnya, sudah tidak dinamakan lagi sebagai air maka tidak bisa digunakan untuk bersuci. Seperti segelas air yang berubah dengan teh, atau susu atau kopi sehingga dinamakan teh, susu atau kopi.

Wallahu a'lam bish shawwab.
(abdullah al jakarty)

📚Kajian Kitab Manhajus Salikin (5)
===========
🔵WA PSSI (Perkumpulan Suami Sayang Istri)
____________________________
📲Turut memublikasikan ⇲
۞ مجمـــــــــــوعة الاســـــــــــتفادة ۞

0 komentar:

Posting Komentar