Apa hukum menziarohi orang kafir, menerima hadiah mereka dan memberikan ucapan selamat kepada mereka dalam beberapa moment

Posted On // Leave a Comment

════════════════════

       ⚖ FATWA ULAMA ⚖

════════════════════

🚌🏘🎁 HUKUM ZIAROH DAN HADIAH ORANG KAFIR

✍🏻 Asy-Syaikh Al-Allamah Shalih Al-Fauzan hafidzahullah

☎ Pertanyaan :

📝 Apa hukum menziarohi orang kafir,  menerima hadiah mereka dan memberikan ucapan selamat kepada mereka dalam beberapa moment❓
                   
📞 Jawaban:

🚗🛣 Menziarohi orang kafir dalam rangka untuk mendakwahi mereka tidak mengapa. Nabi ﷺ pernah menziarohi paman beliau Abu Thalib yang sedang sekarat dan mengajaknya supaya masuk Islam.

👣🏘 Beliau juga pernah menziarohi orang Yahudi dan mengajaknya masuk Islam.

❌🚙 Adapun berziaroh ke orang kafir untuk beramah tamah dengan mereka maka tidak boleh. Karena orang kafir wajib dibenci dan diboikot.
      
☑🛍 Adapun menerima hadiah mereka maka diperbolehkan. Karena Nabi  ﷺ  pernah menerima hadiah dari sebagian orang kafir  seperti hadiah dari Muqaoqis raja mesir.

⛔🔉 Namun tidak boleh mengucapkan selamat untuk untuk hari raya mereka.

👆🏻👉🏻 Karena itu adalah bentuk loyalitas dan pembenaran terhadap kebatilan mereka.

📚 Sumber :
[Al Muntaqa min Fatawa Al-Al Fauzan 150]
____________

المنتقى من فتاوى الشيخ الفوزان
السؤال
150 ـ ما حكم زيارة الكفَّار وقبول هداياهم وتهنئتهم في المناسبات‏؟‏
الجواب
زيارة الكفار من أجل دعوتهم إلى الإسلام لا بأس بها؛ فقد زار النبيُّ صلى الله عليه وسلم عمَّه أبا طالب وهو يحتضرُ، ودعاه إلى الإسلام، وزار اليهوديَّ، ودعاه إلى الإسلام. أما زيارة الكافر للانبساط له والأنس به؛ فإنها لا تجوزُ؛ لأنَّ الواجب بغضهم وهجرهم‏.‏
ويجوز قبول هداياهم؛ لأنّ النبيَّ صلى الله عليه وسلم قبل هدايا بعض الكفَّار؛ مثل هديَّة المقوقس ملك مصر.
ولا تجوز تهنئتُهم بمناسبة أعيادهم؛ لأنَّ ذلك موالاة لهم وإقرارًا لباطلهم‏.‏ 

•••┈••••○❁☀❁○••••┈•••

✍🏻WhatsApp
Ⓚ①ⓉⒶ🌏ⓈⒶⓉⓊ
Bagi-bagi faedah ilmiahnya....ayo segera  bergabung
🌐📲 Join Channel Ⓚ①Ⓣ
https://bit.ly/KajianIslamTemanggung

📻📡 Dengarkan••• [ VERSI BARU❗ ]  Kajian Islam dan Murotal al-Quran setiap saat di Radio Islam Indonesia
http://bit.ly/AplikasiRadioIslamIndonesia2

≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈

[Read more]

Apakah seseorang harus mengulangi wudhunya setelah mandi janabah

Posted On // Leave a Comment

════════════════════

       ⚖ FATWA ULAMA ⚖

════════════════════

🚿👈🏼👉🏼🛁 TIDAK HARUS WUDHU SETELAH MANDI JANABAH ...

🖋 Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin  Rahimahullah.

P e r t a n y a a n  :

" Apakah seseorang harus mengulangi wudhunya setelah mandi janabah❓"

J a w a b a n :

✋🏽 Dia TIDAK perlu mengulangi wudhunya selama dia telah :

📎 Berkumur-kumur...
📎 Menghirup air ke hidung...
📎 Dan meratakan penyucian seluruh bagian tubuhnya...

👋🏼 Maka tidak ada kewajiban berwudhu baginya.Hal ini berdasarkan firman Allah ta'ala yang artinya :
(Jika kalian junub maka bersucilah.)

👍🏼 Dan ini sudah mencukupi karena konteks ayat ini berkenaan dengan pelaksanaan shalat,  yaitu firman-Nya :
( Wahai orang-orang yang beriman jika kalian hendak mengerjakan shalat maka cucilah wajah kalian dan tangan kalian sampai siku) sampai firman-Nya (dan jika kalian junub maka bersucilah).

📝 Ayat ini menunjukkan bersucinya orang junub yaitu penyuciannya terhadap seluruh tubuhnya sudah cukup untuk mengangkat janabah.   

📼 Sumber : Silsilah Fatawa Nur 'alad Darb. Nomor kaset : 353

•••┈••••○❁🌻❁○••••┈•••

هل يعيد الوضوء بعد الغسل من الجنابة ؟

الجواب:

لا يعيد الوضوء ما دام قد تمضمض واستنشق وعم بدنه للغسل فلا وضوء عليه؛ لقول الله تبارك وتعالى: ﴿وإن كنتم جنباً فاطهروا﴾، وهو يكفي؛ لأن الآية في سياق القيام إلى الصلاة: ﴿يا أيها الذين آمنوا إذا قمتم إلى الصلاة فاغسلوا وجوهكم وأيديكم إلى المرافق﴾ إلى قوله﴿وإن كنتم جنباً فاطهروا﴾، فدل ذلك على أن تطهر الجنب أي غسله جميع بدنه كافٍ في رفع الجنابة.
المصدر: سلسلة فتاوى نور على الدرب > الشريط رقم [353]

•••┈••••○❁🌻❁○••••┈•••

✍🏻WhatsApp
Ⓚ①ⓉⒶ🌏ⓈⒶⓉⓊ
Bagi-bagi faedah ilmiahnya....ayo segera  bergabung
🌐📲 Join Channel Ⓚ①Ⓣ
https://bit.ly/KajianIslamTemanggung

📻📡 Dengarkan••• [ VERSI BARU❗ ]  Kajian Islam dan Murotal al-Quran setiap saat di Radio Islam Indonesia
http://bit.ly/AplikasiRadioIslamIndonesia2

≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈

[Read more]

HUKUM MENYALAKAN LAMPU LISTRIK DI MALAM HARI

Posted On // Leave a Comment

🍃🌼 HUKUM MENYALAKAN LAMPU LISTRIK DI MALAM HARI 🌼🍃
Adalah tidak mengapa.
—------------------

📝 Dari shahabat Umar ibnul Khotthob rodhiyallahu ‘anhu beliau mengatakan: “ Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam pernah bersabda:

لاَ تَتْرُكُوا النَّارَ فِي بُيُوتِكُمْ حِينَ تَنَامُون

“Jangan biarkan api di rumah-rumah kalian (menyala) tatkala kalian sedang tidur.”

📚 [ HR. Al-Bukhori no. 6293 & Muslim no.2015-(10) ] Derajat Hadits: Shohih.

〰〰〰📌
⭕️ Sebab Pelarangan :
🔰 Dari shahabat Abu Musa rodhiyallahu ‘anhu beliau mengatakan:

”Dahulu di kota Madinah ada sebuah rumah yang terbakar menimpa penghuninya di waktu malam.”
Tatkala kejadian yang menimpa mereka dikabarkan kepada Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam , beliau lantas mengatakan:

«إِنَّ هَذِهِ النَّارَ إِنَّمَا هِيَ عَدُوٌّ لَكُمْ، فَإِذَا نِمْتُمْ فَأَطْفِئُوهَا عَنْكُمْ»

“Api ini adalah musuh bagi kalian. Jika kalian hendak tidur padamkanlah api itu dari kalian.”

〰〰 🔘 Dalam hadits terdapat rincian penjelasan bahwa lampu yang berbahaya terbuat dari api.

✅ Dalam hadits Jabir rodhiyallahu ‘anhu dijelaskan lebih lanjut sisi  bahayanya; Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

«فَإِنَّ الْفُوَيْسِقَةَ تُضْرِمُ عَلَى أَهْلِ الْبَيْتِ بَيْتَهُمْ»

”Karena sesungguhnya tikus-tikus itu bisa menyebabkan rumah terbakar menimpa penghuninya.”

〰〰📌
🌻 Al-Hafizh Ibnu Hajar rohimahullah menjelaskan;
Adapun "lampu pelita gantung" jika bisa menyebabkan kebakaran maka masuk pada larangan ini.
Jika dirasa aman -sebagaimana yang biasa terjadi-, maka hukumnya tidak mengapa.
📚 [ Fathul Bari (6/356) ]

💯 Lampu Listrik Tidak Masuk dalam Larangan:
〰〰
🌷 Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rohimahullah menjelasakan:
🔻 Di zaman sekarang ini lampu dari api tidak lagi dinyalakan sebagaimana tempo dulu. Hari ini listrik sudah ada, dengannya lampu bisa menyala.

🔻 Misal saja, ada orang tidur dan lampu dirumahnya masih menyala –biasanya dinamakan dengan “Lampu Begadang”—maka hukumnya tidak mengapa.

Karena sebab pelarangan Nabi shollallahu ‘alaihi wasallam yang ada pada api tidak ada pada listrik.

📚 [ Lihat Syarah Riyadhis Sholihin  (6/390) ]

Wallahul Muwaffiq (AH)

#Fikih #Lampu #Lampu_Tidur
〰〰➰〰〰
🔰 🔻 YOOK NGAJI YANG ILMIAH
🔻 (Memfasilitasi Kajian Islam secara Ilmiah)
🌐🔻 Blog: https://Yookngaji.blogspot.com
🚀🌐🔻 Gabung Saluran Telegram: https://t.me/yookngaji

[Read more]

UDZUR KARENA KEBODOHAN

Posted On // Leave a Comment

UDZUR KARENA KEBODOHAN

✏Syaikh Shalih bin Fawzan al Fawzan hafizhahullah:

Udzur karena kebodohan memiliki rincian:

1⃣Pertama: dimaafkan karena kebodohan bagi orang yang tidak sampai dakwah dan al Qur'an kepadanya sehingga hukumnya  sebagai ahlul fatrah.

2⃣Kedua tidak dimaafkan  penyimpangan terhadap perkara-perkara yang sudah jelas seperti syirik dan perbuatan dosa besar, bagi orang yang telah sampai kepadanya dakwah dan al Qur'an karena telah tegak hujjah atasnya dan telah sampai risalah kepadanya, padahal dia bisa belajar dan bertanya kepada ulama tentang permasalahannya serta mendengar al Qur'an, pelajaran, dan ceramah melalui media informasi.

3⃣Ketiga: dimaafkan karena kebodohan pada perkara samar yang butuh penjelasan hingga jelas baginya hukumnya
Ini berdasarkan sabda Nabi صلى الله عليه وسلم:

إِنَّ الْحَلاَلَ بَيِّنٌ وَإِنَّ الْحَرَامَ بَيِّنٌ وَبَيْنَهُمَا أُمُوْرٌ مُشْتَبِهَاتٌ لاَ يَعْلَمُهُنَّ كَثِيرٌ مِنَ النَّاسِ، فَمَنِ اتَّقَى الشُّبُهَاتِ اسْتَبْرَأَ لِدِينِهِ وَعِرْضِهِ، وَمَنْ وَقَعَ فِى الشُّبُهَاتِ وَقَعَ فِى الْحَرَامِ، كَالرَّاعِي يَرْعَى حَوْلَ الْحِمَى يُوشِكُ أَنْ يَرْتَعَ فِيهِ، أَلاَ وَإِنَّ لِكُلِّ مَلِكٍ حِمًى، أَلاَ وَإِنَّ حِمَى اللهِ مَحَارِمُهُ، أَلاَ وَإِنَّ فِى الْجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ، أَلاَ وَهِىَ الْقَلْبُ
“Sesungguhnya perkara yang halal dan haram itu jelas. Antara keduanya ada perkara-perkara syubhat (tidak jelas kehalalannya dan keharamannya) yang tidak diketahui hukumnya oleh kebanyakan manusia. Barangsiapa menjaga diri dari perkara-perkara syubhat maka sungguh dia telah berhati-hati dengan agama dan kehormatannya. Barangsiapa terjatuh dalam perkara syubhat maka hal itu akan menyeretnya terjatuh dalam perkara haram, seperti halnya seorang penggembala yang menggembalakan ternaknya di sekitar daerah larangan, hampir saja dia terseret untuk menggembalakannya dalam daerah larangan. Ketahuilah bahwa setiap penguasa memiliki daerah larangan dan sesungguhnya daerah larangan Allah تعالى adalah perkara-perkara yang haram. Ketahuilah bahwa sesungguhnya dalam jasad seseorang ada sekerat daging, jika sekerat daging itu baik maka baik pulalah seluruh jasadnya. Namun jika sekerat daging itu rusak, maka rusak pulalah seluruh jasadnya, ketahuilah bahwa itu adalah qalbu.” (HR. Al-Bukhari, no. 52, 2051 dan Muslim no. 1599 dari An-Nu’man bin Basyir رضي الله عنه)

Perkara yang halal itu jelas, sehingga dia ambil dan perkara yang haram itu jelas, sehingga dia jauhi. Adapun perkara yang diperselisihkan, maka dia tawaqquf (mendiamkan, tidak memberikan pendapat) hingga jelas hukumnya dengan membahasnya dan bertanya kepada ulama.

🌏http://www.alfawzan.af.org.sa/ar/node/13210

http://t.me/ukhwh

فالعذر بالجهل فيه تفصيل:

أولًا: يعذر بالجهل من لم تبلغه الدعوة ولم يبلغه القرآن ويكون حكمه أنه من أصحاب الفترة.

ثانيًا: لا يعذر من بلغته الدعوة وبلغة القرآن في مخالفة الأمور الظاهرة كالشرك وفعل الكبائر لأنه قامت عليه الحجة وبلغته الرسالة، وبإمكانه أن يتعلم ويسأل أهل العلم عما أشكل عليه، ويسمع القرآن والدروس والمحاضرات في وسائل الإعلام.

ثالثًا: يعذر بالجهل في الأمور الخفية التي تحتاج إلى بيان حتى تبين له حكمها ولهذا قال النبي صلى الله عليه وسلم: إن الحلال بين والحرام بين وبينهما أمور مشتبهات لا يعلمهن كثير من الناس فمن اتقى الشبهات فقد ستبرأ لدينه وعرضه، ومن وقع في الشبهات وقع في الحرام كالراعي يرعى حول الحمى يوشك أن يقع فيه ألا وإن لكل ملك حمى ألا وإن حمى الله محارمه ، فالحلال بين يؤخذ والحرام البين يتجنب والمختلف فيه يتوقف فيه حتى يتبين حكمه بالبحث وسؤال أهل العلم.

[Read more]

SIAPAKAH AHLUL FATRAH

Posted On // Leave a Comment

SIAPAKAH AHLUL FATRAH

📀Syaikh Shalih bin Fauzan Al Fauzan

Pertanyaan:

Siapakah ahlul fatrah itu? Apakah di zaman kita ini ada ahlul fatrah? Dan bagaimana status mereka (di akhirat)?

Jawaban:

Ahlul fatrah adalah orang-orang yang hidup di masa yang tidak ada ajaran Rasul yang sampai kepada mereka, serta tidak diturunkan Kitab untuk mereka. Maka masa fatrah adalah masa antara Nabi Isa ‘alaihissalam dan masa Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi Wasallam. Allah Ta’ala berfirman:

{يَاأَهْلَ الْكِتَابِ قَدْ جَاءَكُمْ رَسُولُنَا يُبَيِّنُ لَكُمْ عَلَى فَتْرَةٍ مِنَ الرُّسُلِ} [المائدة: 19]

“Hai Ahli Kitab, sesungguhnya telah datang kepada kamu Rasul Kami, menjelaskan (syari’at Kami) kepadamu ketika terputus (pengutusan) rasul-rasul” (QS. Al Maidah: 19).

Maka masa fatrah adalah masa ketika tidak ada Rasul dan tidak ada Kitab. Dan termasuk ahlul fatrah juga, orang-orang yang hidup terisolasi dari ulama Islam, atau jauh dari kaum Muslimin, serta dakwah Islam tidak sampai kepada mereka. Allah Ta’ala berfirman:

{وَمَا كُنَّا مُعَذِّبِينَ حَتَّى نَبْعَثَ رَسُولًا} [الإسراء: 15]

“Dan Kami tidak akan mengazab sebelum Kami mengutus seorang Rasul” (QS. Al Isra: 15).

Adapun mengenai status mereka, sesuai kehendak Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

📚 Majmu’ Fatawa Syaikh Shalih Al Fauzan, 1/69,

[Read more]

HALALKAH SESEMBELIHAN ORANG NASRANI DI ZAMAN INI

Posted On // Leave a Comment

════════════════════

       🔬 FATWA ULAMA 🔬

════════════════════

_🍖🔪🍗 HALALKAH SESEMBELIHAN ORANG NASRANI DI ZAMAN INI ❓_

💺 Samahatus Syaikh Bin Baz rahimahullah 

☎ Pertanyaan :

Apakah halal makan sesembelihan orang-orang Nasrani di zaman kita sekarang ini.
Mengingat  mereka memiliki banyak cara dalam menyembelih seperti menggunakan mesin, penambahan zat pembius dalam proses penyembelihan ❓ 
        
✅ Jawaban:

✍🍖 Boleh makan sesembelihan mereka selama tidak diketahui bahwa hewan tersebut disembelih dengan cara yang tidak syar'i.

✅🔪Karena hukum asal sembelihan mereka adalah halal sebagaimana sembelihan seorang muslim.

☝📚Hal ini berdasarkan firman ALLAH ta'ala :

"Dan makanan (sesembelihan) orang-orang ahli kitab halal bagi kalian dan makanan kalian halal bagi mereka."
[ QS. Al-Maidah: 5 ]                     

📜 Sumber :  Fatawa Bin Baz no.3

س: هل يحل أكل ذبائح النصارى في زمننا الحاضر، علماً بتعدد طرق الذبح لديهم، كاستخدام الماكينات والمواد المخدرة في عملية الذبح؟

------------------------------
ج: يجوز أكل ذبائحهم ما لم يعلم أنها ذبحت بغير الوجه الشرعي؛ لأن الأصل حلها كذبيحة المسلم؛ لقول الله تعالى: ﴿وَطَعَامُ الَّذِينَ أُوتُواْ الْكِتَابَ حِلٌّ لَّكُمْ وَطَعَامُكُمْ حِلُّ لَّهُمْ﴾

فتاوى ابن باز

•••┈••••○❁🌻❁○••••┈•••

✍🏻WhatsApp
Ⓚ①ⓉⒶ🌏ⓈⒶⓉⓊ
Bagi-bagi faedah ilmiahnya....ayo segera  bergabung
🌐📲 Join Channel Ⓚ①Ⓣ
https://bit.ly/KajianIslamTemanggung

📻📡 Dengarkan••• [ VERSI BARU❗ ]  Kajian Islam dan Murotal al-Quran setiap saat di Radio Islam Indonesia
http://bit.ly/AplikasiRadioIslamIndonesia2

≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈

[Read more]

APA HUKUMNYA MEMPERLAMA KHUTBAH

Posted On // Leave a Comment

بسم الله الرحمن الرحيم

*APA HUKUMNYA MEMPERLAMA KHUTBAH*❓

🎙Assyaikh Shalih alfauzan Hafidzahullah.

Pertanyaan: 📝
Apa pendapat Assyaikh Shalih tentang memperlama khutbah Jum'at dan apa yang Sunnah didalam khutbah dan shalat ❓

Jawaban: 🔓
*Memperlama khutbah Jum'at adalah menyelisihi assunnah*(ajaran Nabi Shallallahu alaihi wasallam).

🌷Nabi shalallahu alaihi wasallam menganjurkan untuk mempersingkat khutbah dan memperlama shalat , beliau shalallahu alaihi wasallam mengatakan:
"Perlamalah shalat dan persingkatlah khutbah".

👉Ini adalah petunjuk Nabi Shallallahu alaihi wasallam,

✅Inilah yang Sunnah, Nabi Shallallahu alaihi wasallam bersabda:
" Lamanya shalat seseorang dan singkat khutbahnya  adalah tanda kefaqihannya maka lamakanlah shalat dan persingkatlah khutbah"

❌Sebagian manusia adalah sebaliknya, terkhusus para pemuda -semoga Allah menunjuki mereka-.

💺Dia memperlama khutbah, pergi ke kanan dan ke kiri , menyebutkan keadaan Negara- negara dan umat- umat, dia ingin menyesuaikan Dunia semuanya dengan khutbahnya, *dan Ini adalah menyelisihi assunnah (ajaran Nabi Shallallahu alaihi wasallam).*

🖼Yang semestinya diperhatikan ketika khutbah adalah,

👉 keadaan orang-orang yang hadir,

👉 dia memperingatkan mereka dari kesalahan - kesalahan yang terjadi,

👉mengajarkan mereka hukum- hukum agama mereka,

💯disertai dengan memperingkas dan tidak memperlama.

Sumber; 💻
https://drive.google.com/file/d/0B5troNvTkWd3bGpLVUFsV2dGQ3c/view?usp=drivesdk

Alih bahasa: 📲
Abu Fudhail Abdurrahman Ibnu 'umar حفظه الله.

Website: 🌏
Salafycurup.com

⏯Telegram.me/salafycurup

[Read more]

Apakah seorang musafir boleh shalat jum'at dengan niatan shalat Dhuhur

Posted On // Leave a Comment

════════════════════

       🔬FATAWA ULAMA 🔬

════════════════════

☝📛🕌 SHALAT JUM'AT TAPI NIATNYA SHALAT DHUHUR

💺 Fadhilatus Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah

☎ Pertanyaan : Apakah seorang musafir boleh shalat jum'at dengan niatan shalat Dhuhur❓

✅ Jawaban :

☝ Sesungguhnya yang demikian ini akan membuatnya terlewatkan dari keutamaan shalat jumat.

🕌 Padahal keutamaan shalat jumat tidak sepantasnya diremehkan, karena jumat hanya sehari dalam sepekan.

💦 Jika engkau meniatkan shalat dhuhur pada pekan ini maka engkau tidak mengetahui apakah bisa mendapatkan jumat berikutnya atau tidak.

📛 Sehingga perbuatanmu yang melewatkan pahala besar ini yang tidak ALLAH berikan kepada orang-orang Yahudi dan Nasrani serta ALLAH pilih umat ini untuk mendapatkan nikmat tersebut karena engkau menjamak Ashar dengan Dzuhur, yang demikian ini tidak diragukan lagi adalah pandangan yang dangkal.

✅ Maka shalatlah jumat namun jangan dijamak dengan Ashar.

Kemudian jika telah tiba waktu Ashar maka kerjakanlah shalat Ashar.

📜 Sumber :
Silsilah Al-Liqo' Asy-Syahri (5)

هل للمسافر أن يصلي الجمعة بنية الظهر؟

الجواب:

إن هذا يفوت به فضل الجمعة، وفضل الجمعة أمر لا ينبغي التهاون به؛ لأن الجمعة يوم واحد في الأسبوع، وأنت إذا نويت صلاة الظهر في هذا الأسبوع فلا تدري هل تدركك الجمعة الثانية أو لا، فكونك تفوت هذا الأجر العظيم الذي أضل الله عنه اليهود والنصارى، واختاره لهذه الأمة من أجل أن تجمع العصر إلى الظهر لا شك أنه قصور نظر، فصل الجمعة ولا تجمع إليها العصر، وإذا حان وقت صلاة العصر فصل العصر

المصدر: سلسلة اللقاء الشهري > اللقاء الشهري [5]

•••┈••••○❁🌻❁○••••┈•••

✍🏻WhatsApp
Ⓚ①ⓉⒶ🌏ⓈⒶⓉⓊ
Bagi-bagi faedah ilmiahnya....ayo segera  bergabung
🌐📲 Join Channel Ⓚ①Ⓣ
https://bit.ly/KajianIslamTemanggung

📻📡 Dengarkan••• [ VERSI BARU❗ ]  Kajian Islam dan Murotal al-Quran setiap saat di Radio Islam Indonesia
http://bit.ly/AplikasiRadioIslamIndonesia2

≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈

[Read more]

APAKAH EMAS YANG DIPAKAI UNTUK PERHIASAN ADA ZAKATNYA

Posted On // Leave a Comment

APAKAH EMAS YANG DIPAKAI UNTUK PERHIASAN ADA ZAKATNYA❓

📀Syaikh Shalih bin Fawzan al Fawzan hafizhahullah

Pertanyaan:
Jika seorang wanita memiliki emas yang sedianya untuk dipakai dan perhiasan. Adakah zakatnya?

Jawaban:
Yang rajih (pendapat yang kuat) dan ini merupakan pendapat mayoritas ulama (jumhur) bahwa barang-barang perhiasan yang dimanfaatkan untuk dikenakan dan hiasan tidak ada zakatnya seperti seluruh pakaian dan segala hal yang digunakan. Karena tidak terhitung bertambah dan hanya sedianya untuk dipakai.

🌏http://www.alfawzan.af.org.sa/ar/node/15790

http://t.me/ukhwh

سؤال:
المرأة إذا كان لديها ذهب معد للبس وللزينة هل عليه زكاة؟
الجواب: الراجح وهو مذهب الجمهور أن الحلي الذي يستعمل للبس والزينة أنه لا زكاة فيه، كسائر الملابس والمستعملات لأنه لم يُعد للنماء وإنما أُعد للاستعمال.

[Read more]

TEMPAT SUJUD SAHWI

Posted On // Leave a Comment

TEMPAT SUJUD SAHWI

📀Syaikh Shalih bin Fawzan al Fawzan hafizhahullah

Pertanyaan:
Saya imam di salah satu masjid dan jika terjadi lupa dalam shalat, saya selalu melakukan sujud sahwi sebelum salam kecuali pada sebagian waktu
Apa nasehat Anda kepada saya. Semoga Allah تعالى memberkahi Anda?

Jawaban:
Sujud sahwi boleh sebelum salam dan sesudah salam, akan tetapi

➡yang utama jika sujud itu karena adanya kekurangan dalam shalat, maka sujud sahwi dilakukan sebelum salam karena sujud itu sebagai penambal shalat.

➡jika sujud itu dikarenakan tambahan dalam shalat karena lupa, maka yang utama sujud dilakukan setelah salam. Karena sujud itu untuk merendahkan setan sebagaimana sabda Nabi صلى الله عليه وسلم

🌏http://www.alfawzan.af.org.sa/ar/node/15707

http://t.me/ukhwh

السؤال:
يقول أنا إمام أحد المساجد وإذا حصل في الصلاة سهوٌ فإنني أجعل السجود قبل السلام دائمًا إلا في بعض الأحيان فما توجيهكم لي بارك الله فيكم ؟
الجواب:
سجود السهو يجوز قبل السلام وبعد السلام ولكن الأفضل إن كان السجود عن نقص فإنه يكون قبل السلام لأنه جبران للصلاة وإن كان عن زيادة في الصلاة سهوًا فالأفضل أن يكون بعد السلام لأنه ترغيم للشيطان كما قال النبي - صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ -

[Read more]