Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin rahimahullah berkata:
ΩΨ£ΩΨͺ Ψ§ΨΆΨ¨Ψ· ΩΩΨ¨Ω Ψ₯Ψ°Ψ§ Ψ±Ψ£ΩΨͺΩ Ψ³ΩΩ ΩΩΩΨ± Ψ¨ΨΉΩΨ―ًΨ§ ΩΨ³ΩΩ ΩΨ³ΩΩ Ω
Ψ³ΩΩًΨ§ Ψ΅ΨΉΨ¨ًΨ§، ΩΨΉΩΩΩ Ψ£Ω ΨͺΨ±Ψ―Ω، ΩΨ£Ω ΨͺΨΉΨ±Ω Ψ£Ω Ψ§ΩΩ
ΩΨ΅ΩΨ― Ψ₯ΩΨ§Ω
Ψ© Ψ―ΩΩ Ψ§ΩΩΩ، ΩΨ§ Ψ§ΩΨ§ΩΨͺΨ΅Ψ§Ψ± ΩΩΨΊΩΨ±Ψ© ΩΨ«ΩΨ±Ψ© Ψ§ΩΩΩΨ³
Jika engkau melihat hatimu mulai menjauh, menyimpang, dan menempuh jalan yang sulit, maka segera kembalikanlah ia.
Ketahuilah bahwa tujuan kita adalah menegakkan agama Allah, bukan sekadar mengikuti semangat dan gejolak hawa nafsu.”
Syarh Hilyah Thalibil ‘Ilmi, hlm. 6.
____
π https://t.me/alistifadah
0 komentar:
Posting Komentar