Sebagian orang arif berkata:
Ψ§Ψ±ΨΆَ ΨΉΩ Ψ§ΩΩΩ ΩΩ Ψ¬Ω
ΩΨΉ Ω
Ψ§ ΩΩΨΉΩΩ Ψ¨Ω، ΩΨ₯ΩَّΩ Ω
Ψ§ Ω
ΩΨΉΩ Ψ₯ΩَّΨ§ ΩΩΨΉΨ·ΩΩ، ΩΩΨ§ Ψ§Ψ¨ΨͺΩΨ§Ω Ψ₯ΩَّΨ§ ΩΩΨΉΨ§ΩΩΩ، ΩΩΨ§ Ψ£Ω
Ψ±ΨΆΩ Ψ₯ΩَّΨ§ ΩΩΨ΄ΩΩΩ، ΩΩΨ§ Ψ£Ω
Ψ§ΨͺΩ Ψ₯ΩَّΨ§ ΩΩΨΩΩΩ، ΩΨ₯ΩَّΨ§Ω Ψ£Ω ΨͺΩΨ§Ψ±Ω Ψ§ΩΨ±ِّΨΆΨ§ ΨΉΩΩ Ψ·Ψ±ΩΨ© ΨΉΩΩٍ ΩΨͺΨ³ΩΨ· Ω
Ω ΨΉΩΩΩ.
“Ridhalah kepada Allah dalam segala sesuatu yang Dia lakukan terhadapmu.
Sesungguhnya Dia tidak menahan sesuatu darimu kecuali untuk memberimu;
Dia tidak mengujimu kecuali untuk memberikan keselamatan kepadamu;
Dia tidak menjadikanmu sakit kecuali untuk menyembuhkanmu; dan
Dia tidak mematikanmu kecuali untuk menghidupkanmu.
Maka berhati-hatilah, jangan sampai engkau meninggalkan sikap ridha kepada-Nya walau sekejap mata, sehingga engkau jatuh dari pandangan-Nya.”
Madarij as-Salikin, Ibn al-Qayyim, jilid 2, hlm. 540
____
π https://t.me/alistifadah
0 komentar:
Posting Komentar