Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata:
الصّبْر على الطّاعة أعلى مقاماً من الصّبْر على البلاء ، لأنّ الصّبْر على الطّاعة صبر اختيار ، والصّبْر على البلاء صبر إضطرار
“Bersabar dalam menjalankan ketaatan memiliki kedudukan yang lebih tinggi daripada bersabar ketika tertimpa musibah.
Karena sabar dalam ketaatan adalah sabar yang ditempuh dengan pilihan dan kesadaran, sedangkan sabar saat musibah adalah sabar karena keadaan yang memaksa.”
Madaarijus Saalikiin (hlm. 165)
____
🛜 https://t.me/alistifadah
0 komentar:
Posting Komentar