DOSA BESAR KE SATU (1)

Posted On // Leave a Comment
❌ DOSA BESAR KE SATU (1)

••••

🔥 Menyekutukan Allah Azza wa Jalla

Dosa besar yang paling besar adalah Menyekutukan Allah ta'ala, dan dia ada dua jenis : ...

1. Pertama : menjadikan Allah sebagai tandingan dan beribadah kepada selainnya, seperti batu, pohon, matahari, bulan, nabi, syaikh, bintang, raja, dan selain itu. Ini adalah syirik besar yang telah disebutkan oleh Allah Azza wa jalla.


● Allah ta'ala berfirman :

إن الله لا يغفر أن يشرك به ويغفر ما دون ذلك لمن يشاء}

"Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya".

● Allah ta'ala berfirman :

ن الشرك لظلم عظيم}

"Sesungguhnya syirik adalah kedzoliman yang besar".

● Allah ta'ala berfirman :

إنه من يشرك بالله فقد حرم الله عليه الجنة ومأواه النار}

"Sesungguhnya barang siapa yang Menyekutukan Allah, maka sungguh telah haramkan surga baginya dan tempat kembalinya adalah neraka"

● Didalam shohih al-Bukhari disebutkan bahwa Rasulullah صلى الله عليه و سلم bersabda :

" Maukah kamu aku beritahukan kepada kalian tentang dosa besar yang paling besar? " -diulangi hingga tiga kali-

Kami menjawab: "Tentu saja wahai Rasulullah.”

Beliau bersabda : ”Menyekutukan Allah dan durhaka terhadap kedua orang tua.”

Sedangkan beliau pada waktu itu dalam keadaan bersandar lalu beliau duduk kemudian meneruskan sabdanya

“ Ketahuilah! dan perkataan palsu dan kesaksian palsu", Beliau terus-menerus mengulanginya sampai-sampai kami berkata: "Andai saja beliau diam”.

● Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda:

" Jauhilah tujuh perkara yang membinasakan "

Kemudian beliau menyebutkan diantaranya adalah Menyekutukan Allah.

● Rasulullah صلى الله عليه و سلم bersabda :

" Barang siapa yang mengganti agamanya maka bunuhlah dia "

2. Kedua : Memperlihatkan suatu amalan.

● Allah ta'ala berfirman :

فمن كان يرجو لقاء ربه فليعمل عملًا صالحاً و لا يشرك بعبادة ربه أحداً}

" Barang siapa yang mengharapkan perjumpaan dengan Robbnya maka hendaknya dia mengamalkan amalan sholeh dan tidak Menyekutukan Robbnya dengan sesuatupun didalam peribadatan "

● Rasulullah صلى الله عليه و سلم bersabda : Allah ta'ala berfirman :

" Barangsiapa mengerjakan suatu amalan dengan menyertakan sekutu selain diri-Ku, maka ia milik sekutu yang disertakannya itu dan aku berlepas diri darinya ”

● Fudhoil bin 'Iyyadh -semoga Allah merahmatinya- beliau berkata :

" Meninggalkan suatu amalan karena manusia adalah riya, mengamalkan suatu amalan karena manusia adalah syirik, sedangkan ikhlas adalah jika Allah menjagamu dari keduanya (riya dan syirik) "


[Dinukil dari kitab Al-Kabair karya Imam Adz-Dzahaby -semoga Allah merahmatinya- dengan beberapa perubahan]

📡 ‪Sebarkanlah agar merata faedahnya !!

----------
🌷🌾🌿🌷🌾🌿

📊✏ WA Fawwaz bin Ali al-Madkhali

📲【••WALIS ⊙ WA Al-Istifadah••】
✧✧✧✧✧✧✧✧✧✧✧✧✧✧✧✧✧✧

💻 http://walis-net.blogspot.com/p/depan.html?m=1

0 komentar:

Posting Komentar