TINJAUAN KRITIS atas Syubhat-Syubhat ‘Abdurrahman al-‘Adani

Posted On // Leave a Comment
TINJAUAN KRITIS atas Syubhat-Syubhat ‘Abdurrahman al-‘Adani

✒✏ Oleh asy-Syaikh Abu ‘Ammar ‘Ali al-Hudzaifi hafizhahullah

(diterjemahkan secara berseri)

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
 
📆👊 Pada tanggal 5 Rabi’uts Tsani asy-Syaikh ‘Abdurrahman Mar’i mengeluarkan rekaman audio berjudul “wa Jaadilhum billati hiya ahsan”

🔥 Di dalamnya dia menyebutkan banyak perkara, juga menyebutkan syubhat-syubhat baru dalam “bab al-Jarh wa at-Ta’dil”, yang itu semua perlu untuk dikritisi.

🔎📊 Aku akan sebutkan syubhat-syubhat tersebut secara ringkas, disertai bantahan atasnya.


1. asy-Syaikh ‘Abdurrahman menyebutkan, bahwa di sana ada ikhwah yang dulu di atas kebaikan. Antara dia dengan mereka sebelumnya terdapat kedekatan, kasih sayang, dan kecintaan. Namun KONDISI MEREKA KEMUDIAN BERUBAH.

🔥💥 BANTAHAN :
Yang tampak dari ucapan tersebut, bahwa perubahan kondisi terjadi pada  para ikhwah tersebut. Padahal kenyataannya TIDAKLAH DEMIKIAN.

👉🏫❌ Justru perubahan itu terjadi pada markiz dan para pengampunya. Sungguh kami telah melihat banyak hal yang mengalami perubahan dari kondisi markiz sebelumnya. Hal-hal itu sangat membuat kami semua sedih.

💡💭 Sebelumnya kami berharap dari asy-Syaikh ‘Abdurrahman agar mau membuka dadanya untuk para pemberi nasehat – yang dia sendiri mengetahui bahwa mereka sangat mencintai dia – yang mungkin saja itu adalah kesalahan-kesalahan yang lewat begitu saja, yang terjadi dari kealpaan, maka kami pun akan menasehati dia sebagaimana hal ini sudah biasa kami lakukan sebelumnya.

🍁🍄 Namun ternyata itu adalah memang PERUBAHAN-PERUBAHAN, yang menunjukkan bahwa dia tidak mau mendengar kecuali dari pihak tertentu saja. Jadi, INILAH KONDISI DIA YANG SEBENARNYA. Dia berhak memilih apa yang dia maukan. Namun dia harus siap menanggung kecaman-kecaman akibat jalan yang ia pilih ini.¹]

----------------------
📌📄 Catatan Kaki :
[1] Ikhwah berbicara kepadaku sejak awal permasalahan. Rabb-ku Ta’ala menjadi saksi, kemudian banyak pula dari ikhwah yang menjadi saksi bahwa aku ketika itu sering membela asy-Syaikh ‘Abdurrahman di banyak majelis. Ikhwah datang ke rumahku mengeluhkan banyak perkara. Maka aku nasehati dia untuk bersabar, sambil aku ingatkan mereka atas nikmat dan kebaikan yang mereka saat ini ada padanya. Hingga akhirnya MUNCUL BERBAGAI PERKARA YANG TIDAK MUNGKIN LAGI UNTUK BERSABAR ATASNYA. Akan ada penjelasan akan hal ini, insya Allah.

📂 bersambung,  insya Allah

⏳📥 Sumber : http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=150310

•••••••••••••••••
🌠📝 WhatsApp Manhajul Anbiya
____________________________
📲Turut memublikasikan ⇲
۞ مجموعة الاستقامة ۞

0 komentar:

Posting Komentar