KAIDAH KE-7
Asy Syaikh Ahmad Bazmul hafizhahullah
Saya nasehatkan kepada diri saya pribadi dan kepada
saudara-saudaraku, yaitu dengan suatu kaidah yang telah ditetapkan dan dikenal, akan tetapi perlu selalu kita mengulanginya dan kembali menyebutkannya :
HENDAKNYA SELALU BERGABUNG DALAM BARISAN
ULAMA SALAFIYYIN, DAN MENJAUHKAN DIRI DARI
AHLUL BID’AH DAN AHLUL AHWA’.
HENDAKNYA
MENJAUH DARI ORANG YANG TIDAK JELAS BESERTA
ORANG-ORANG YANG TELAH MENDAPATKAN
TAHDZIR
ATAUPUN ORANG-ORANG YANG TAMPAK
DARINYA PERMUSUHAN TERHADAP ULAMA
SALAFIYYIN, DAN ORANG-ORANG YANG TAMPAK DARI SELA-SELA UCAPANNYA SESUATU YANG
MENUNJUKKAN TIDAK ADA KECENDERUNGAN
KEPADA SALAFIYYIN
Ini adalah perkara yang sangat penting. Karena
sebagian generasi muda Salafiyyin terkadang berada di
sekitar seseorang, yang sebenarnya ia bukanlah seorang
salafi, namun berpenampilan salafi. Para pemuda
berkerumun disekitar orang tersebut, sehingga dia pun
“membina” (para pemuda tersebut) kepada apa yang dia
maukan, berupa berbagai fitnah dan petaka. Setelah
mapan, kemudian dia memecahkan diri dari Salafiyyin,
dan jadilah barisan Salafiyyin di daerah tersebut
terpecah menjadi dua bagian atau bahkan lebih. ( dan
sebenarnya pecahan-pecahan tersebut, tidak bisa lagi
dianggap sebagai salafy,pent ).
Kemudian, mengapa saya justru ikut campur dalam urusan ini ?
Sesungguhnya saya menuntut ilmu di sisi para Ulama Salafiyyin, atau di sisi seoorang yang direkomendasi
‘ulama salafiyyin, atau kepada orang yang memang jelas, dikenal nyata sebagai seorang Salafy, berdakwah
kepada manhaj salaf idan TIDAK SEDIKITPUN DIDAPATKAN PADANYA TAHDZIR.
Ini juga merupakan salah satu kaedah penting, karena
kita yakin bahwa seseorang jika ingin meminum air, ia
akan memilih air yang bersih jernih sehingga ia tidak terserang penyakit karena kotornya air yang diminumnya.
Maka kita katakan, demikian juga dengan ilmu.
Sesungguhnya Ilmu jauh lebih penting dari air, dan lebih penting daripada makanan dan minuman, karena
seseorang membutuhkan ilmu terus-menerus.
Sesungguhnya mengambil ilmu yang jernih dari Ahlul
Ilmi yang dikenal beningnya dalam manhaj dan aqidah
ini merupakan suatu kewajiban secara syar’i. Hal ini lebih selamat untuk ditempuh agar terhindar dari
berbagai penyakit hati dan syubhat. Terhindarkan dari
terjerumusnya dalam fitnah. Oleh karenanya banyak ditemui dari generasi muda dan para da’i yang menyimpang dan tersesat karena sebab tidak memperhatikan mengikuti kaedah ini.
Seorang Salafy harus menjauh dari Ahlul bid’ah yang
sesat, ini sudah sangat gamblang.
AKAN TETAPI PERMASALAHANNYA adalah apabila ia tidak menjauh dari
orang-orang yang menampakkan perkara-perkara yang
rancu membingungkan, tidak pula ia menjauh dari
orang-orang yang SUDAH TERKENA TAHDZIR dari sisi ‘ulama,
meskipun sekilas ia menampilkan as-Sunnah. Namun
para ‘ulama sedang membantahnya, menuntutnya untuk
rujuk dari kebathilan, dan para ‘ulama juga tengah menjelaskan kesalahan-kesalahan dan ketergelincirannya.
Maka menyikapi tokoh-tokoh yang
seperti itu, yang lebih selamat dan lebih utama bagi
seseorang adalah menjauhi tokoh-tokoh seperti mereka
itu.
Sebagaimana ungkapan yang dituturkan oleh Ahlul Ilmi :
“Pada (hadits) yang shahih itu sudah terdapat kecukupan (tidak butuh lagi) kepada (hadits) yang
dha’if”.
Demikian juga yang kita katakan : “Pada para ‘Ulama
Salafiyyin, kitab-kitabnya, rekaman-rekamannya itu
terdapat kecukupan dan tidak butuh lagi kepada Ahlul
Bid’ah serta Ahlul Ahwa’.
Tidak butuh pula dengan orang-orang yang sudah terkena Jarh, serta tidak membutuhkan orang-orang yang tidak berprinsip dan tidak punya pendirian (dalam bermanhaj).”
Kita tidak membutuhkan mereka, ini adalah Agama
Allah, kita tidak main-main padanya.
Setiap orang akan
bertanggung jawab atas perkara ini.
Hendaknya dia
tinggalkan fanatisme terhadap tokoh-tokoh tertentu, tinggalkan fitnah dan segala yang bisa memunculkan
fitnah pada dirinya, meskipun dirinya merasa memiliki
ilmu yang luas, dan lain sebagainya.
Kaidah-Kaidah Salafiyyah Jalan Keluar dari Fitnah Hizbiyyah | Miratsul Anbiya Indonesia - http://miratsul-anbiya.net/
WA ITS
0 komentar:
Posting Komentar