Asy Syaikh Shalih alusy Syaikh hafizhahullah berkata :
Ψ§ΩΨ«Ψ¨Ψ§Ψͺ ΨΉΩΩ Ψ§ΩΨ§Ψ³ΨͺΩΨ§Ω
Ψ© ΨΉΨ²ΩΨ²، ΩΨ₯Ω Ψ§ΩΩΩΨ¨ ΩΨͺΩΩّΨ¨، ΩΨ₯Ω Ψ§ΩΨΉΨ¨Ψ― ΩΩΩ ΩΨ§Ω ΨΉΨ§ΩΩ
Ψ§ً Ψ£Ω Ψ·Ψ§ΩΨ¨ ΨΉΩΩ
Ψ£Ω Ψ΅Ψ§ΩΨΨ§ً، ΩΨ§ ΨͺُΨ€Ω
Ω ΨΉΩΩΩ Ψ§ΩΩΨͺΩΨ©، ΩΩΨ§ ΩُΨ€Ω
Ω ΨΉΩΩΩ Ψ§ΩΨ§ΩΩΩΨ§Ψ¨ ΩΩ ΩΩΨ¨Ω Ψ£Ω ΨΉΩ
ΩΩ، ΩΩΩΨͺΨ¬ΩΨ¨ Ω
Ψ§ ΩΨΊΩΨ± Ψ―ΩΩΩ Ψ£Ω ΩΨΊΩΨ± ΨΉΩ
ΩΩ
“Keteguhan untuk tetap berada di atas jalan istiqamah itu sangat berharga. Sebab hati manusia bisa berbolak-balik.
Seorang hamba, meskipun ia seorang alim, penuntut ilmu, atau orang saleh, tidak aman dari fitnah, dan tidak aman dari kemungkinan terbalik (berubah) hati atau amalnya.
Karena itu, hendaklah ia menjauhi segala hal yang dapat mengubah agamanya atau merusak amalnya.”
Syarh Fadhlil Islam, hlm. 129
____
π https://t.me/alistifadah
0 komentar:
Posting Komentar