Syaikh Muhammad bin Umar Bazmul hafizhahullah
➡Pertanyaan:
Siapa saja kerabat yang Allah ta'ala perintahkan menyambung mereka?
Jawaban:
Kerabat yang diperintahkan syariat menyambung mereka adalah kerabat dekat dari pihak ayah dan ibu. Mereka adalah:
-nenek dan kakek
-paman dan bibi dari pihak bapak
-paman dan bibi dari pihak ibu
-saudara lelaki
-saudara perempuan
Mereka ini adalah kerabat Anda yang wajib bagimu menyambung mereka dan berbuat baik kepada mereka karena kekerabatan mereka dengan ibu dan ayah Anda. Wallahul Muwaffiq.
➡Pertanyaan kedua;
Apa saja kaidah dalam mengunjungi kerabat hingga tidak terjadi pemutusan?
Jawaban:
Silaturahmi (menyambung kekerabatan) tidak disebutkan pengkhususannya dengan berkunjung saja, karena menyambungnya dapat terjadi meskipun dengan menyampaikan.salam kepada mereka, bertanya tentang mereka, berdoa untuk mereka, dan menyebutkan mereka dengan kebaikan. Adapun orang awam telah berlaku pada mereka bahwa menyambung kekerabatan itu hanya terjadi dengan mengunjungi, maka hal ini tidak ada dasarnya dalam syariat. Karena menyambung itu terjadi dengan seluruh perkara yang dilakukan
Syaikh al-Albani rahimahullah dalam Sisilah al-Ahadits ash-Shahihah dengan nomer 1777 dengan bunyi hadits: "Sambunglah kekerabatan kalian meskipun dengan salam."
Hadits di atas mengandung dalil: bahwa silaturahmi itu terwujud meskipun dengan menyampaikan salam kepada mereka. Pada hari ini pembicaraan dengan kerabat, menghubungi mereka, dan bertanya tentang mereka via telepon diantara perkara termudah yang ada, wallahul muwaffiq.
Namun hendaknya diketahui bahwa mengunjungi karib kerabat tidak sepantasnya menjadi sebab terjadinya dosa. Karena sebagian orang menyusahkan atas karib kerabatnya di saat kunjungannya kepada mereka yang seringnya membuat mereka terbebani dengan perkara yang tidak mereka sanggup memikulnya, sehingga mereka pun hancur dan berkeluh kesah dengan sebab itu, lalu terjadi pemutusan disebabkan terus menerus silaturahmi dengan mengunjunginya tanpa memperhatikan adabnya.
Maka bukanlah termasuk adab mengunjungi mereka di waktu kesibukan mereka seperti mengunjungi mereka ketika hari kerja dan belajar. Bukan termasuk adab pula memperpanjang kunjungan sehingga berkunjung hendaknya hanya di pagi atau sore hari. Bukan pula termasuk adab menyusahkan mereka dengan Anda, anak-anak, istri dan keluarga Anda mengunjungi mereka.
Demikianlah perkara yang dijadikan patokan sebagai pengubah dari menjadi sebab dalam menyambung menjadi sebab dalam memutus. Wallahul Muwaffiq.
http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=155731
http://bit.ly/Al-Ukhuwwah
السؤال الأول :
من هم الأرحام الذين أمر الله بصلتهم؟
الجواب :
الأرحام الذين أمر الشرع بصلتهم هم الأقارب من جهة الأب والأم.
وهم :
الجدتان والجدان .
والعم والعمة.
والخال والخالة.
والأخوان.
والأخوات.
هؤلاء هم رحمك الذين يجب عليك صلتهم والبر بهم، لقرابتهم لوالدتك ووالدك. والله الموفق.
السؤال الثاني :
ما هو الضابط في زيارة الأرحام حتى لا تكون قطيعة؟
الجواب :
صلة الأرحام لم يرد ما يخصصها بالزيارة فقط؛ فإنها يمكن أن تحصل ولو بالسلام يبلغ لهم، والسؤال عنهم، والدعاء لهم، وذكرهم بالخير.
والعوام جرى عندهم أن صلة الأرحام لا تكون إلا بالزيارة، وهذا لا اصل له في الشرع، فالصلة تكون بكل ما تقدّم!
وذكر الألباني رحمه الله في سلسلة الأحاديث الصحيحة تحت رقم (1777) حديث: "بلوا أرحامكم ولو بالسلام".
وفيه دلالة : أن صلة الرحم تتحقق ولو بالسلام يبلغ إليهم. واليوم والحمد لله مكالمة الأرحام والاتصال بهم والسؤال عنهم، عبر الهاتف من أيسر ما يكون والله الموفق.
وليعلم أن زيارة الأقارب والأرحام لا ينبغي أن تكون سببا في حصول الإثم، فإن بعض الناس يحرج على أرحامه وأقاربه في زيارته لهم، وقد يحملهم ما لا يحتملونه، فيتذمرون ويتضجرون بسبب ذلك، وتحصل قطيعة، والسبب إصراره على صلة الرحم بالزيارة دون أن يراعي آدابها؛
فليس من الأدب أن تزورهم في وقت انشغالهم كأن تزورهم أثناء أيام العمل والدراسة.
وليس من الأدب تطويل الزيارة فلا تكون إلا في غداء أو عشاء.
وليس من الأدب أن تثقل عليهم فتزورهم أنت وأولادك وأهلك وعيالك.
وهكذا أمور تجعل القضية بدلا من أن تكون سبباً في الصلة، تكون سببا في القطيعة!
والله الموفق.
الصفحة الرسمية لفيسبوك الشيخ محمد عمر بازمول
https://www.facebook...azmool/?fref=nf
•••••••••••••••••••
Majmu'ah AL ISTIFADAH
http://bit.ly/tentangwalis
▶ Telegram http://bit.ly/alistifadah JOIN
مجموعة الاستفادة
0 komentar:
Posting Komentar