-------
📝 Abu Zain Abdulloh Iding
📠 P E R T A N Y A A N:
Bismillah.. afwan mohon bimbinganx ini ada pertanyaan,mengapa kta harus berdoa padahal semua sudah ada pada suratan takdir baik dan buruknya?
Jazaakallahu khoeron atas jawabanya Baarokallahu fiekum..
🔓🔑 J A W A B A N:
Allah عزوجل berfirman:
ﻭَﻗَﺎﻝَ ﺭَﺑُّﻜُﻢُ ﺍﺩْﻋُﻮﻧِﻲ ﺃَﺳْﺘَﺠِﺐْ ﻟَﻜُﻢْ ۚ ﺇِﻥَّ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﻳَﺴْﺘَﻜْﺒِﺮُﻭﻥَ ﻋَﻦْ ﻋِﺒَﺎﺩَﺗِﻲ ﺳَﻴَﺪْﺧُﻠُﻮﻥَ ﺟَﻬَﻨَّﻢَ ﺩَﺍﺧِﺮِﻳﻦَ
Dan Rabbmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku kabulkan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina”. (QS. Ghafir [40]: 60).
Dalam ayat ini, Allah تعالى menegaskan bahwa berdoa dan memohon kepada Allah تعالى itu adalah ibadah. Oleh karena itu, Allah mengatakan bahwa orang-orang yang tidak mau berdoa kepadanya, padahal Dia sudah menjanjikan akan mengabulkan doanya sebagai orang-orang sombong sehingga akan dimasukkannya ke dalam neraka dalam keadaan hina. Dan doa sebagai ibadah itulah yang ditekankan oleh Nabi صلى الله عليه وسلم dalam haditsnya:
ﻋَﻦِ ﺍﻟﻨُّﻌْﻤَﺎﻥِ ﺑْﻦِ ﺑَﺸِﻴﺮٍ ﺭَﺿِﻲَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻨْﻪُ ، ﻗَﺎﻝَ : ﺳَﻤِﻌْﺖُ ﺍﻟﻨَّﺒِﻲَّ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﻳَﻘُﻮﻝُ : ” ﺇِﻥَّ ﺍﻟﺪُّﻋَﺎﺀَ ﻫُﻮَ ﺍﻟْﻌِﺒَﺎﺩَﺓُ ” ، ﺛُﻢَّ ﻗَﺮَﺃَ : ﻭَﻗَﺎﻝَ ﺭَﺑُّﻜُﻢُ ﺍﺩْﻋُﻮﻧِﻲ ﺃَﺳْﺘَﺠِﺐْ ﻟَﻜُﻢْ ﺳﻮﺭﺓ ﻏﺎﻓﺮ ﺁﻳﺔ 60 .
Dari Al-Nu’man bin Basyir رضي الله ia berkata, “Saya mendengar Rasulullah bersabda: “Doa itu adalah ibadah, kemudian beliau membaca ayat 60 surat Ghafir yang artinya, “Dan Tuhanmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina”. (HR. Tirmizi, Ibnu Majah, Abu Daud, al-Nasa`i dan Hakim).
Sehingga faedah doa dalam Islam itu tidak hanya sekedar meminta dan memohon apa yang diinginkan seorang hamba terhadap Tuhannya, tapi doa adalah bentuk penghinaan dan kerendahan diri di hadapan Allah عز وجل Sang Maha Agung dan Maha Kuasa atas segala sesuatu termasuk mengabulkan apa yang diminta oleh hamba-Nya sehingga tidak tersisa sedikitpun rasa sombong dalam jiwa hamba tersebut. Sebagaimana yang terjadi kepada Qarun yang merasa bahwa segala harta kekayaan yang dia dapatkan adalah hanya atas usaha dan kepandaiannya sendiri sehingga timbullah kesombongan dalam dirinya. Wallahu a'lam
🌏 WSN
Salafiyyin nusantara
✆ WA Al Istifadah ※ WALIS ✆
✧✧✧✧✧✧✧✧✧✧✧✧✧✧✧
الموقع الرسمي للمجموعة:
🛅➠http://walis-net.blogspot.
0 komentar:
Posting Komentar