MEREKA MENJADIKAN DIAMNYA ULAMA MEREKA SEBAGAI SYUBHAT

Posted On // Leave a Comment
♨ MEREKA MENJADIKAN DIAMNYA ULAMA MEREKA SEBAGAI SYUBHAT.
------------------------------
๐Ÿ’บ Fadhilatus Syaikh Robi' bin Hadi al-Madkholi hafizhohulloh.

✨ Dan sekarang apabila ulama diam dari suatu kebatilan, orang-orang berkata: bagaimana, si fulan dan fulan diam dan tidak ada yang berbicara kecuali si fulan?! Maka mereka pun menjadikan diamnya mereka sebagai syubhat!

๐Ÿ”– Dan Ibnul Qoyyim rohimahulloh telah mengatakan bahkan telah didahului oleh Ibnu Qutaibah dan ad-Dzahabi dan beliau sezaman denganya:

๐Ÿ‚harus adanya bantahan atas ahli bathil dan tidak boleh diam ๐Ÿ‚


๐Ÿ”– Dan berkata Ibnul Qoyyim rohimahulloh:

๐Ÿƒ dan telah maklum bahwasanya apabila berbicara dengan kebatilan dipasangkan dengan diam dari menjelaskan kebenaran maka akan lahir dari diantara mereka kebodohan terhadap kebenaran dan penyesatan terhadap makhluk. ๐Ÿƒ

[As-Showaiq al-Mursalah (1/315)]

Oleh karenanya Alloh Ta’ala memerintahkan untuk beramar ma'ruf dan nahi munkar, dan Alloh melaknat orang-orang yang tidak mau melarang dari kemungkaran; maka Alloh Tabaroka wa Ta’ala berfirman:

(ู„ُุนِู†َ ุงู„َّุฐِูŠู†َ ูƒَูَุฑُูˆุง ู…ِู†ْ ุจَู†ِูŠ ุฅِุณْุฑَุงุฆِูŠู„َ ุนَู„َู‰ٰ ู„ِุณَุงู†ِ ุฏَุงูˆُูˆุฏَ ูˆَุนِูŠุณَู‰ ุงุจْู†ِ ู…َุฑْูŠَู…َ ۚ ุฐَٰู„ِูƒَ ุจِู…َุง ุนَุตَูˆْุง ูˆَูƒَุงู†ُูˆุง ูŠَุนْุชَุฏُูˆู†َ ‍۞ ูƒَุงู†ُูˆุง ู„َุง ูŠَุชَู†َุงู‡َูˆْู†َ ุนَู†ْ ู…ُู†ْูƒَุฑٍ ูَุนَู„ُูˆู‡ُ ۚ ู„َุจِุฆْุณَ ู…َุง ูƒَุงู†ُูˆุง ูŠَูْุนَู„ُูˆู†َ) [ุณูˆุฑุฉ ุงู„ู…ุงุฆุฏุฉ : 78-79]
" Telah dilaknati orang-orang kafir dari Bani Israil dengan lisan Daud dan Isa putera Maryam. Yang demikian itu, disebabkan mereka durhaka dan selalu melampaui batas. Mereka satu sama lain selalu tidak melarang tindakan munkar yang mereka perbuat. Sesungguhnya amat buruklah apa yang selalu mereka perbuat itu." [Qs. Al-Maaรฌdah: 78-79]

✅ Maka yang wajib bagi umat dan ulama umat untuk mengingkari kemungkaran, dan tidak meremehkan suatu kebid'ahan selamanya; tidak boleh meremehkan kebid'ahan mana pun juga, harus diingkari, bahkan sekalipun manusia meremehkan suatu sunnah maka termasuk dari nasehat untuk menjelaskan kepada mereka keutamaan sunnah ini, dan dia meninggalkan sunnah akan menghantarkan kepada meninggalkan amalan-amalan fardhu dan kewajiban-kewajiban.

☑ Maka para ulama adalah pengawal agama; mereka akan menjaga pokok-pokok agama dan cabang-cabangnya, kewajiban-kewajibannya dan amalan-amalan mustahabnya, aqidah-aqidahnya dan manhaj-manhajnya, mereka bertanggung jawab atas ini; karena mereka adalah pewaris para Nabi, maka wajib atas mereka untuk menjadi para penjaga bagi agama Alloh, dan para pengawal bagi agama Alloh dari orang-orang orientalis, komunis, Syi’ah Rofidhoh, bathiniyyah dan shufiyyah, serta ahli bid’ah semuanya dan ahlu dholal (penyeru kesesatan).

๐Ÿ”ฅ⛔ Sekarang, Anda jumpai adanya orang-orang yang menisbatkan diri kepada sunnah bahkan kepada salafiyyah yang mengatakan tentang kibar imam kesesatan: bahwa mereka adalah aimmatul huda (imam yang membawa petunjuk, pent)! Tipuan apa ini, dan talbis (pengkaburan) apa ini atas kaum muslimin?!

๐Ÿ“” Syarah 'aqidah salaf ashhabul hadits.

Majmu' kutub wa rosail wa fatawa; Fadhilatus Syaikh Robi' bin Hadi al-Madkholi hafizhohulloh (2/307-308)

__✏ Alih Bahasa: Muhammad Sholehuddin Abu Abduh.
------------------------------
๐ŸŒ WA Ahlus Sunnah Karawang.

0 komentar:

Posting Komentar