♨ JARH WA TA'DIL (PUJIAN DAN CELAAN) TERHADAP SESEORANG APAKAH KHUSUS BAGI PARA ULAMA?
------------------------------
💺 al-'Allamah Robi' bin Hadi al-Madkholi hafizhohulloh.
📞 Pertanyaan:
Jarh wa ta'dil (celaan dan pujian) terhadap seseorang apakah khusus bagi para ulama saja atau sekalipun anak muda yang dia memiliki pengetahuan (dibolehkan)?
🔏 Jawaban:
✨ Jarh wa ta'dil, haruslah padanya ada keshahihan aqidah sebagaimana diisyaratkan kepada yang demikian oleh al-Khothib al-Baghdadi, dan haruslah ada ilmu (pengetahuan) yang menjadi sebab turunnya jarh (celaan), harus ada pengetahuan dan harus ada padanya sifat ketakwaan dan waro' (kehati-hatian dari yang haram, pent).
✳ Maka apabila orang yang mengkritik dia memiliki ilmu tentang jarh wa ta'dil dan dia memiliki sifat waro' dan ketakwaan maka boleh baginya untuk men-jarh,
☑ dan apabila urusan orang yang di-jarh (dicela) adalah jelas dapat dikenal oleh orang khusus dan umum, dan dikenal bahwa orang ini mencuri, orang ini berzina, dikenal dengan sebenarnya, dikenal orang ini pengkhianat, dikenal orang ini seorang Syi’ah rofidhoh, dikenal orang ini sufi melakukan thowaf di depan kuburan dan melangsungkan maulid.
Maka perkara-perkara yang jelas ini yang diketahui bersama baik oleh alim maupun yang bukan alim maka tidak dipersyaratkan padanya ada orang yang mengetahui kesesatan mereka pergi kepada seorang alim untuk men-jarh mereka; karena urusan mereka jelas bagi orang yang alim maupun yang selainnya,
✅ dan wajib atas setiap muslim untuk menjelaskan keadaan mereka dan memperingatkan dari mereka dan mengingkari mereka akan kesesatan mereka.
Rosululloh shollallohu 'alaihi wa sallam besabda:
«من رأى منكم منكراً فليغيره بيده...»
"Barangsiapa diantara kalian melihat suatu kemungkaran maka hendaklah dia merubahnya dengan tangannya... ". Al-hadits.
✅ Wajib atas setiap muslim untuk menasehati kaum muslimin:
«بايعت رسول الله على إقام الصلاة وإيتاء الزكاة والنصح لكل مسلم»
"Aku berbaiat kepada Rosululloh untuk menegakkan sholat, menunaikan zakat, dan menasehati bagi setiap muslim".
«الدين النصيحة» قلنا: لمن؟ قال: «لله ولرسوله ولكتابه ولأئمة المسلمين وعامتهم»
"Agama adalah nasehat" kami katakan: bagi siapa? Beliau bersabda: "bagi Alloh, dan bagi Rosul-Nya, dan bagi Kitab-Nya, dan bagi para imam kaum muslimin dan keumuman mereka".
🌈 Sekarang saya melihat seorang Syi’ah Rofidhoh bercampur bersama orang awam, dan mereka mengajak kepada Syi’ah maka aku pergi mendatangkan seorang alim agar men-jarh nya! Sufi kuburi berbaur dengan satu orang dari orang yang memiliki fitrah dan menggiringnya kepada kebid'ahannya dan aku mengetahuinya bahwa dia seorang kuburi (penyembah kuburan, pent), maka tidaklah wajib bagiku dan tidak wajib bagi selainku untuk pergi kepada seorang alim agar menjelaskan keadaannya dan mentahdzir (memperingatkan) darinya.
📔 Majmu’ al-Fatawa (Juz. 1 hal. 262)
__✏ Alih Bahasa: Muhammad Sholehuddin Abu Abduh.
------------------------------
سئل العلامة ربيع بن هادي المدخلي حفظه الله :
الجرح والتعديل في الأشخاص هل هو خاص بالعلماء فقط أو حتى بالشباب الذين عندهم معرفة ؟
فأجاب حفظه الله :
الجرح والتعديل ، لابد فيه من صحة العقيدة كما أشار إلى ذلك الخطيب البغدادي ، ولابد فيه من العلم بأسباب الجرح ، لابد أن يعلم ولابد فيه من التقوى والورع .
فإذا كان هذا الذي ينتقد عنده علم بالجرح والتعديل وعنده ورع وتقوى فله أن يجرح ، وإذا كان أمر المجروح واضحا يعرفه الخاص والعام ، يعرف أن هذا يسرق هذا يزني يعرف تماما يعرف أن هذا خائن ، يعرف أن هذا رافضي ، يعرف أن هذا صوفي يطوف بالقبور أمامه ويقيم الموالد .
فهذه الأمور الواضحة التي يشترك في معرفتها العالم وغير العالم لا يشترط فيها أن يذهب من يعرف ضلالهم إلى عالم ليقوم بجرحهم ؛ فإن أمرهم ظاهر للعالم وغيره ، وعلى كل مسلم أن يبين حالهم ويحذر منهم وينكر عليهم ضلالهم .
قال رسول الله صلى الله عليه وسلم :" من رأى منكم منكرا فليغيره بيده ...." الحديث .
على كل مسلم أن ينصح للمسلمين :" بايعت رسول الله على إقام الصلاة وإيتاء الزكاة والنصح لكل مسلم " .
" الدين النصيحة " قلنا : لمن ؟ قال :" لله ولرسوله ولكتابه ولأئمة المسلمين وعامتهم " .
الآن أرى رافضيا يخالط عاميا ، ويدعوه إلى الرفض أذهب أجيء بالعالم كي يجرحه ! صوفي قبوري يخالط واحدا من أهل الفطرة ويوجهه إلى بدعته وأنا أعرفه أنه قبوري ، لا يلزمني ولا يلزم غيري أن يذهب إلى عالم ليبين حاله ويحذر منه .
■ المصدر :
مجموع الفتاوی ( ج 1 ص 262).
------------------------------
🌏 WA Ahlus Sunnah Karawang.
JARH WA TA'DIL (PUJIAN DAN CELAAN) TERHADAP SESEORANG APAKAH KHUSUS BAGI PARA ULAMA?
Labels:
manhaj
0 komentar:
Posting Komentar