Rabu, 04 Februari 2026

𝐊𝐄𝐓𝐈𝐊𝐀 𝐃𝐈𝐀𝐌 𝐃𝐀𝐍 𝐑𝐈𝐃𝐇𝐀 𝐌𝐄𝐍𝐆𝐔𝐍𝐃𝐀𝐍𝐆 𝐀𝐙𝐀𝐁

𝐊𝐄𝐓𝐈𝐊𝐀 𝐃𝐈𝐀𝐌 𝐃𝐀𝐍 𝐑𝐈𝐃𝐇𝐀 𝐌𝐄𝐍𝐆𝐔𝐍𝐃𝐀𝐍𝐆 𝐀𝐙𝐀𝐁

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata:

وَمَنْ رَضِيَ عَمَلَ قَوْمٍ حُشِرَ مَعَهُمْ ،كَمَا حُشِرَتْ امْرَأَةُ لُوطٍ مَعَهُمْ وَلَمْ تَكُنْ تَعْمَلُ فَاحِشَةَ اللِّوَاطِ ،فَإِنَّ ذَلِكَ لَا يَقَعُ مِنْ الْمَرْأَةِ لَكِنَّهَا لَمَّا رَضِيَتْ فِعْلَهُمْ عَمَّهَا الْعَذَابُ مَعَهُمْ

“Barang siapa ridha terhadap perbuatan suatu kaum, maka ia akan dikumpulkan bersama mereka.

Sebagaimana istri Nabi Luth alaihis salam dikumpulkan bersama kaumnya, padahal ia sendiri tidak melakukan perbuatan keji (liwath) karena perbuatan itu memang tidak dilakukan oleh perempuan.

Namun karena ia ridha terhadap perbuatan mereka, maka azab pun menimpanya bersama mereka.”

Majmu‘ul Fatawa (15/344)
____
🛜 https://t.me/alistifadah



Tidak ada komentar:

Posting Komentar