Kamis, 15 September 2016

Apakah berhias dan berpakaian mewah serta memakai parfum yang mewah itu menghilangkan sikap zuhud?

═════ ❁🎯❁ ═════

💎↔🏙 HENDAKNYA BERSIKAP PERTENGAHAN

💬 Asy-Syaikh Al-Allamah Shalih bin Fauzan bin Abdillah Al-Fauzan hafizhahullah :

⭕ Pertanyaan :
Fadhilatusy Syaikh, apakah berhias dan berpakaian mewah serta memakai parfum yang mewah itu menghilangkan sikap zuhud?

⭕ Jawaban :
Seseorang itu hendaknya bersikap pertengahan. Seseorang hendaknya bersikap pertengahan.

🌅 Jika Allah melimpahkan kenikmatan kepadanya, maka hendaknya ia bersikap pertengahan,
▪- tidak boros (berlebih-lebihan) dalam menggunakan pakaian, parfum atau kendaraan,
▪- dan tidak pula berpenampilan seperti orang faqir, sehingga itu termasuk tidak mengakui nikmat Allah yang diberikan kepadanya.

☑ Maka hendaknya ia bersikap pertengahan di dalam urusannya. Dan perkara yang terbaik adalah yang pertengahan, diantara pelit dan boros.

ﻭَﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺇِﺫَﺍ ﺃَﻧْﻔَﻘُﻮﺍ ﻟَﻢْ ﻳُﺴْﺮِﻓُﻮﺍ ﻭَﻟَﻢْ ﻳَﻘْﺘُﺮُﻭﺍ

“Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta), mereka tidak berlebih-lebihan, dan tidak (pula) kikir.” [Al Furqan: 67]

☑ Pertengahan antara pelit dan berlebih-lebihan. Na'am

═════ ❁🚀❁ ═════

⭕ ﺍﻟﺴﺆﺍﻝ :
ﻓﻀﻴﻠﺔ ﺍﻟﺸﻴﺦ : ﻫﻞ ﺍﻟﺘﺠﻤﻞ ﻭﻟﺒﺲ ﺍﻟﻤﻼﺑﺲ ﺍﻟﻔﺎﺧﺮﺓ ﻭﺍﻟﺘﻄﻴﺐ ﺑﺄﻧﻮﺍﻉ ﺍﻟﻄﻴﺐ ﺍﻟﻔﺎﺧﺮ ﻳﻨﺎﻓﻲ ﺍﻟﺰﻫﺪ ؟

⭕ ﺍﻟﺠﻮﺍﺏ :
ﻳﺘﻮﺳﻂ ﺍﻹﻧﺴﺎﻥ، ﺍﻹﻧﺴﺎﻥ ﻳﺘﻮﺳﻂ،

ﺇﺫﺍ ﺃﻋﻄﺎﻩ ﺍﻟﻠﻪ ﻧﻌﻤﺔ ﻳﺘﻮﺳﻂ
- ﻣﺎ ﻳﺴﺮﻑ ﻓﻲ ﺍﻟﻠﺒﺎﺱ ﻭﺍﻟﻄﻴﺐ ﻭﺍﻟﻤﺮﺍﻛﺐ،
- ﻭﻻ ﻳﻜﻮﻥ ﻛﻬﻴﺌﺔ ﺍﻟﻔﻘﺮﺍﺀ؛ ﻓﻴﺠﺤﺪ ﻧﻌﻤﺔ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ.

ﻓﻠﻴﺘﻮﺳﻂ ﻓﻲ ﺃﻣﺮﻩ، ﻭﺧﻴﺮ ﺍﻷﻣﻮﺭ ﺍﻟﻮﺳﻂ، ﺑﻴﻦ ﺍﻟﺒﺨﻞ ﻭﺍﻟﺘﺒﺬﻳﺮ،

‏(ﻭَﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺇِﺫَﺍ ﺃَﻧْﻔَﻘُﻮﺍ ﻟَﻢْ ﻳُﺴْﺮِﻓُﻮﺍ ﻭَﻟَﻢْ ﻳَﻘْﺘُﺮُﻭﺍ ‏) ‏[ﺍﻟﻔﺮﻗﺎﻥ : 67 ‏] ،

ﻭﺳﻂ ﺑﻴﻦ ﺍﻹﻗﺘﺎﺭ ﻭﺍﻟﺒﺨﻞ ﻭﺑﻴﻦ ﺍﻹﺳﺮﺍﻑ . ﻧﻌﻢ

🖥 http://alfawzan.af.org.sa/node/2363

•┈┈┈┈••••❁📚❁••••┈┈┈┈•
🎯 Majmu'ah Ashhaabus Sunnah
🚀©hannel telegram: https://tlgrm.me/ashhabussunnah
•┈┈┈┈••••❁✒️❁••••┈┈┈┈•

Tidak ada komentar:

Posting Komentar