Minggu, 04 Januari 2015

Bid'ahnya Perayaan Maulid Nabi

πŸŒ• Bid'ahnya Perayaan Maulid NabiπŸŒ•πŸ”₯

 Al-Imam Syaikhul Islam Ahmad bin 'Abdil Halim Ibnu Taimiyyah berkata tentang perayaan maulid,

🌌 ❌ "Perayaan tersebut tidak dilakukan oleh Salaf, padahal (pada waktu itu, pen) ada faktor-faktor pendorongnya dan tidak ada penghalang (yang menghalangi untuk bisa melakukan itu), kalau seandainya (maulid) itu baik.

πŸ‘‰πŸ”₯ Kalau seandainya perayaan itu merupakan kebaikan murni, atau kebaikan yang rajih (lebih banyak manfaatnya) niscaya Salaf  ­- radhiyallahu 'anhum – lebih berhak atasnya daripada kita.
πŸ’™ Karena mereka (para Salaf tersebut) kecintaan dan pengagungannya terhadap Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam jauh lebih besar daripada kita. Mereka lebih bersemangat terhadap kebaikan.

πŸ’«Terbukti kesempurnaan cinta dan pengagungan terhadapnya (Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam) terwujud dalam
✅ sikap MUTABA'AH (mengikuti sunnah-sunnah) terhadap beliau,
✅ ketaatan kepada beliau,
✅ mengikuti perintah-perintah beliau, dan
✅ menghidupkan sunnah-sunnah beliau baik yang zhahir (tampak) maupun batin (tidak tampak),
✅ juga menyebarkan (mendakwahkan) ajaran yang beliau diutus dengannya, serta berjihad (demi menegakkan) itu semua dengan hati, tangan, dan lisan.

πŸ‘‰ Sesungguhnya ini adalah jalan as-sabiqunal awwalun dari kalangan muhajirin dan anshar, serta para 'ulama yang mengikuti mereka dengan baik setelahnya."

 
 Sumber : Iqtidha' ash-Shirath al-Mustaqim


🌠 WhatsApp Miratsul Anbiya Indonesia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar